Logo Sulselsatu

Tiga Desa di Ambon Sudah Salat Idulfitri

Asrul
Asrul

Senin, 03 Juni 2019 12:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Umat muslim suni di Desa Wakal, Kaitetu, Kecamatan Leihitu, dan Tengahtengah, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, merayakan Idulfitri 1 Syawal 1440 Hijriah pada Senin (3/6/2019). Mereka sudah menggelar salat Id di masjid-masjid setempat sejak pukul 07.00 WITA.

Seperti dilaporkan Antara, salat Idulfitri warga Wakal dilaksanakan di Masjid Nurul Awal di bawah pimpinan imam Kasim Tahapary. Sedangkan warga Kaitetu menggelar salat di Masjid Jami Hena Lua dengan imam Muhammad Nur Lumaela.

Di desa Tengahtengah, salat digelar di Masjid An ‘Nima dengan pimpinan imam Abdul Haji Tuharea.

Meski cuaca terlihat tidak begitu bersahabat, proses salat di ketiga desa tersebut, berlangsung hikmat.

Ribuan warga memadati area masjid masing-masing hingga ke pelataran dan halaman untuk melaksanakan salat sunnah Idulfitri.

Sebagaimana tradisi dalam perayaan Idulfitri di Indonesia, usai melaksanakan salat Idulfitri, masyarakat di ketiga desa tersebut saling mengunjungi para kerabat dan tetangga untuk bersilaturahmi.

Warga muslim di Desa Wakal, Kaitetu, dan Tengahtengah diketahui melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadhan 1440 Hijriyah pada 4 Mei 2019, dua hari lebih awal dari yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.

Penentuan 1 Ramadan dan 1 Syawal di tiga desa tersebut dilakukan oleh para penghulu masjid dan ahli agama masing-masing. Mereka menggunakan metode penetapan perhitungan hisab dan rukyat serta berpatokan pada kalender falakiah kuno berbahasa Arab.

Tokoh masyarakat di Desa Tengahtengah, Abdul Gofar Tuharea mengatakan tradisi penentuan 1 Ramadan dan 1 Syawal di kampungnya dilakukan oleh para tetua dari mata rumah (kelompok marga dalam strata masyarakat adat Maluku) Tuharea Pagalare.

Tuharea Pagalare merupakan mata rumah imam dan tokoh agama Islam di Desa Tengahtegah.

Dalam menentukan waktu ibadah puasa 1 Ramadan maupun perayaan Idul Fitri 1 Syawal, para tetua mengamati posisi bulan di ufuk barat. Kemudian, menggelar rapat bersama dan membandingkannya dengan kalender falakiah kuno yang tersimpan di rumah tua Tuharea Pagalare.

“Para orang tua dari rumah tua Tuharea Pagalare yang melakukan perhitungan untuk berpuasa 1 Ramadan dan pelaksanaan Idul Fitri. Sama seperti Wakal dan Kaitetu, kami di sini juga menggunakan kalender falakiah kuno,” ucap Abdul Gofar Tuharea.

Selain Desa Wakal, Kaitetu, dan Tengahtengah di Pulau Ambon, Desa Waiputih, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah yang berada di Pulau Seram juga merayakan Idulfitri 1440 Hijriyah pada hari ini.

Desa Waiputih diketahui melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadan 1440 Hijriyah pada 4 Mei 2019, dan telah menggelar salat Idulfitri di masjid setempat, pagi tadi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 November 2026 12:22
OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) untuk memperluas edukasi keuanga...
Olahraga02 November 2026 11:55
The Lantis Tutup Fazzio Youth Festival 2026, Tiket Didonasikan ke YKAI
Konser grup musik The Lantis menjadi penutup rangkaian Fazzio Youth Festival 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (31/10/202...
Bisnis02 November 2026 09:30
PLN Dampingi Petani Kopi Batui, Penjualan Naik 326 Persen
Nilai penjualan kopi green bean Kelompok Tani Kopi Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkat lebih dari empat kali lipat setelah mendapatka...
News02 November 2026 07:16
OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober 2026...