Logo Sulselsatu

Jemur Pakaian di Dalam Rumah Tingkatkan Risiko Asma

Asrul
Asrul

Sabtu, 29 Juni 2019 13:02

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Beberapa orang mungkin memiliki jemuran pakaian di dalam rumah dan tidak membuka jendela ketika masak. Dua kebiasaan itu terdengar bukan masalah besar, tetapi faktanya tidak demikian.

Tidak membuka jendela saat masak dan sering menjemur pakaian di dalam rumah justru menyebabkan polusi udara di rumah.

Ahli kesehatan dari NHS mengatakan salah satu cara menjaga kesehatan dengan cara mengurangi polusi udara di dalam rumah.

Adapun yang perlu diketahui penyebab polusi udara di dalam rumah yakni aroma masakan, lembab, aerosol, asap rokok dan produk pembersih rumah.

Menurut Institut Nasional untuk Kesehatan dan Perawatan Unggulan (NICE), beberapa hal itu adalah sumber polusi udah di dalam rumah yang bisa menyebabkan iritasi paru-paru dan memicu asma.

“Semua orang pasti sudah menyadari dampak polusi udara di luar ruangan. Tetapi, mereka mungkin lupa tidak memikirkan polusi udara di dalam rumah,” kata Alan Maryon-Davis, komite kesehatan masyarakat NICE dilansir dari Daily Mail.

Padahal pembersih, jamur bahan bangunan dan lainnya di dalam rumah bisa menimbulkan gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lain.

Karena itu, NICE meminta semua orang untuk selalu membuka jendela saat masak atau menggunakan kipas ekstraktor demi mengurangi polusi udara di dalam rumah.

Anda juga harus berhenti menjemur pakaian di dalam rumah atau membuka jendela di sekitarnya jika tidak memiliki pilihan lain.

Kebiasaan menjemur pakaian di dalam rumah tanpa membuka jendela di dekatnya dinilai menyebabkan kelembaban yang akhirnya mencemarkan udara.

Meskipun dua kebiasaan ini tidak secara langsung menjadi faktor utama penyakit asma. Tetapi, hal ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas dalam waktu jangka panjang.

“Polusi udara di luar ruangan memang tidak baik untuk kesehatan. Tapi polusi udara yang beracun di dalam rumah bisa menjadi pembunuh yang tidak terlihat, terutama bagi 5,4 juta orang penderita asma,” kata Dr Andy Whittamore, juru bicara asma UK.

Apalagi ibu rumah tangga dan anak-anak yang lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah. Mereka akan lebih rentang terkena penyakit pernapasan akibat polusi udara di dalam rumah.

Selain itu, orang-orang yang tidak di tempat atau memiliki kamar tidur berukuran kecil, karena mungkin saja ruangannya lembab dan berjamur. (Suara)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News04 Februari 2026 08:36
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW
Di tengah sorotan publik terhadap industri pertambangan nasional, terutama di kawasan industri nikel seperti Morowali, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)...
Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...
News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...