Logo Sulselsatu

Cegah Penyimpangan Dana BUMDes, Kades di Lutra Ikut Bimtek di Makassar

Asrul
Asrul

Minggu, 07 Juli 2019 16:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUTRA – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bekerjasama Lembaga Fasilitasi Management Pemerintahan Daerah (LFMPD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Kebijakan Pengelolaan Keuangan dan Aset Milik Desa di Hotel Dalton Makassar, Jumat (5/7/2019).

Bimtek yang berlangsung selama tiga hari ini, 5 – 7 Juli 2019, ini dihadiri para Kepala Desa dan Camat, dan dibuka Bupati melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Jumal Jayair Lusssa.

Bimtek Pengawasan Kebijakan Pengelolaan Keuangan dan Aset Milik Desa digelar dalam rangka mencegah penyimpangan dana BUMDes, serta pengelolaan BUMDes untuk membangun desa.

Baca Juga : Sebanyak 119 Pejabat Fungsional Pemkab Gowa Ikut Bimtek Penyetaraan Jabatan

“Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara akan terus mendorong upaya peningkatan kapasitas bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa, salah satunya adalah dengan menggelar kegiatan Bimtek Pengawasan Kebijakan Pengelolaan Keuangan dan Aset Milik Desa yang kita lakukan hari ini,” tutur Asisten I Jumal Lussa dalam Sambutan Bupati yang ia bacakan.

Hal tersebut, kata Jumal, selaras dengan amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2015.

“Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi yang perlu dilaksanakan secara sungguh-sungguh,” papar Jumal.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Pekerjaan, PDAM Makassar Gelar Bimtek Bagi Pengawas

Masih kata dia, peningkatan pendapatan desa melalui Dana Desa dan Alokasi Dana Desa memaksa perlu adanya pembinaan dan pengawasan agar dapat mencegah terjadinya penyimpangan.

“Keuangan desa harus dikelola berdasarkan asas transparansi, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin. Pengelolaan keuangan desa yang baik dan profesional harus dapat diimplementasikan secara baik di lapangan. Untuk itu, kepada seluruh peserta Bimtek, apa yang diterima di sini dapat segera dimplementasikan di desa masing-masing,” harap Jumal di hadapan 165 peserta.

Salah satu narasumber yang memberikan materi adalah Asisten Pengawas Kejaksaan Tinggi Sulsel, Dr.H. Wito, SH., MH.

Baca Juga : Pemkab Gowa Lakukan Bimtek, Hindari Permasalahan Hukum dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Sementara terkait BUMDes, ada 3 hal yang disampaikan, yaitu: (1) Pemberian bantuan penyertaan modal Bumdes disesuaikan dengan syarat yang ada; (2) Setelah bantuan BUMDes diberikan, penerima penyertaan modal BUMDes wajib memberi laporan pertanggungjawaban kepada Kades; dan (3) Penyertaan modal BUMDes yang diusulkan dalam proposal wajib sama dengan yang dipertanggungjawabkan.

“Ketiga hal ini jika dilaksanakan, insya Allah, tidak akan ada penyimpangan dana BUMDes yang akan terjadi,” pungkasnya. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel24 Agustus 2026 12:15
Asmo Sulsel Touring Merah Putih Bersama Dealer dan Finance Company di Pinrang
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) sebagai main dealer sepeda motor Honda bersama jaringan dealer di Kabupaten Pinrang dan sejumlah rekanan fi...
News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...