Logo Sulselsatu

Temui Mahathir, Jokowi Bakal Bahas Perbatasan RI-Malaysia dan TKI Ilegal

Asrul
Asrul

Selasa, 06 Agustus 2019 19:58

PM Malaysia Mahatir Mohamad. (Int)
PM Malaysia Mahatir Mohamad. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara tetangga pada 8-9 Agustus 2019.

Jokowi akan melawat ke Malaysia dan Sigapura. Di Malaysia Jokowi akan membahas beberapa isu penting dengan PM Mahathir Mohamad.

“Bapak Presiden akan berangkat tanggal 8 Agustus, menginap satu malam di Kuala Lumpur kemudian akan dinilai dengan sambutan resmi oleh Perdana Menteri Malaysia pagi harinya diikuti dengan pertemuan bilateral, jamuan makan siang resmi oleh Perdana Menteri Malaysia dan Tun Dr. Siti Hasma. Kemudian, ditutup dengan salat Jumat berjemaah,” kata Direktur Asia Tenggara, Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi di Kompleks Kemlu, Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, dilansir Detik, Selasa (6/8/2019).

Baca Juga : Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kuasa Hukum: Serangan Politis, Bukan Cari Kebenaran

Kedua kepala negara akan membahas beberapa persoalan. Di antaranya terkait akses pendidikan pekerja migran Indonesia di Malaysia, perbatasan darat dan laut kedua negara serta persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal.

“Isu-isu yang kita bahas isu yang terpenting saja, antara lain mengenai akses untuk anak-anak pekerja migran Indonesia berupa community learning center, di samping itu kedua leader juga akan membahas mengenai kemajuan negosiasi perbatasan, baik perbatasan di darat maupun perbatasan laut, antara Indonesia Malaysia. Jadi, dari pihak kita dua itu, isu menonjol yang akan dibahas karena memang waktunya tidak banyak,” lanjutnya.

Terkait community learning center untuk anak para pekerja migran asal Indonesia, Denny mengatakan pemerintah Malaysia telah menyediakan di lebih 200 titik di Sabah dan Serawak. Namun, pemerintah Indonesia tetap meminta untuk ditambah di daerah semenanjung.

Baca Juga : Warisan Utang Era Jokowi Dinilai Jadi Biang Efisiensi Anggaran

“Sejauh ini sudah 200 lebih community learning center yang tersebar di Sabah, Serawak. Dan kita terus meminta juga akses untuk di semenanjung supaya dapat diberikan akses pendidikan juga,” sebutnya.

Denny mengatakan masalah TKI menjadi perhatian kedua negara. Malaysia berkepentingan mendapatkan supply tenaga kerja yang punya skill dan legal. Indonesia juga berkepentingan untuk mengirimkan tenaga-tenaga terampil yang legal.

“Adanya tenaga kerja ilegal yang masuk ke Malaysia ini menjadi tantangan kedua negara. Karena kita memang berbatasan. Perbatasan Indonesia dengan Malaysia ini sangat panjang,” imbuhnya.

Baca Juga : Jokowi Sebut Tak Ada yang Berani Kritik Prabowo, Ini Alasannya

Tidak hanya berkunjung ke Malaysia, Presiden Jokowi dan Mahathir ditemani oleh Sultan Brunei juga akan menghadiri acara kemerdekaan Singapura tanggal 9 Agustus 2019. Sehingga kunjungan Jokowi di Malaysia hanya sampai siang hari.

“Tanggal 9-nya hanya setengah hari akan dilanjutkan dengan kunjungan kerja memenuhi undangan Perdana Menteri Singapura bersama dengan Perdana Menteri Malaysia, Sultan Brunei, Presiden Indonesia diundang dalam acara peringatan kemerdekaan Singapura,” sambung Plt Juru Bicara Kemlu, Faizasyah.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Bertemu Anwar Ibrahim, Prabowo Subianto: Malaysia Adalah Rumah Kedua Saya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...