iklan Kareba Parlementa

Kivlan Zein Gugat Wiranto Rp1 Triliun, Ini Gara-garanya

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen menggugat Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto hampir Rp1 triliun.

Gugatan Kivlan tersebut terkait pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa alias Pam Swakarsa pada 1998 silam, yang disebut-sebut atas perintah Wiranto.

Iklan Humas SulSel

Pam Swakarsa adalah kelompok sipil yang dipersenjatai yang dibentuk pada 1998 silam untuk mengamankan Sidang Istimewa MPR 1998. Dalam operasinya Pam Swakarsa kerap terlibat bentrok dengan masyarakat dan kelompok lain.

Gugatan Kivlan terhadap Wiranto diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dengan nomor perkara 354/Pdt.G/2019/PN Jkt.Tim. Sidang pertama rencananya digelar pada Kamis (15/8) pukul 09.00 WIB di PN Jakarta Timur.

Iklan Anir - Lutfi

Dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Jakarta Timur, dalam petitum gugatannya Kivlan menyebut penugasan Pam Swakarsa oleh Wiranto kepada dirinya merupakan kegiatan yang memerlukan pembiayaan. Selanjutnya, Kivlan menuntut agar Wiranto sebagai pihak yang memberikan penugasan PAM SWAKARSA, dihukum membayar seluruh biaya dan kerugian yang dialaminya.

Kerugian itu mencakup kerugian materil dan imateril. Dalam kerugian materil, Kivlan mengajukan nominal kerugian sebesar Rp8 miliar karena telah menanggung biaya Pam Swakarsa dengan mencari pinjaman, menjual rumah dan mobil.

Kivlan juga menuntut biaya kerugian Rp8 miliar untuk biaya sewa rumah karena rumahnya sudah dijual.

“Menyewa rumah karena telah menjualnya sampai dengan mendapatkan rumah lagi pada tahun 2018 dari bantuan Jenderal Gatot Nurmantyo,” demikian petitum kerugian materil Kivlan.

Sementara kerugian imateril antara lain menanggung malu karena utang Rp100 juta. Selain itu Kivlan juga menyatakan tidak mendapatkan jabatan yang dijanjikan. Untuk hal ini dia mengajukan nilai kerugian Rp100 juta.

Kerugian imateril lain adalah tuntutan ganti rugi Rp500 juta karena mempertaruhkan nyawa dalam Pam Swakarsa, tuntutan Rp100 juta karena dipenjara sejak 30 Mei 2019, tuntutan kerugian Rp184 juta karena mengalami sakit dan tekanan batin sejak bulan November 1998 sampai sekarang. Terakhir, menuntut tergugat membayar biaya perkara seluruhnya.

Soal Pam Swakarsa dan biaya operasionalnya ini pernah disinggung Kivlan dalam sejumlah kesempatan. Yang terbaru Kivlan menyinggungnya pada Februari 2019.

Saat itu Kivlan menyebut Wiranto tak pernah memberi dirinya dana pembiayaan pengamanan massa (Pam Swakarsa) saat Sidang Istimewa MPR 1998 sebesar Rp10 miliar.

“Beliau itu tak menyerahkan ke saya yang pembiayaan itu, lho. Masa saya disuruh bekerja tanpa biaya kan gitu lho,” kata dia.

Kata Kivlan, Pam Swakarsa adalah bentukan Wiranto yang saat itu menjabat Pengalima ABRI. “Nilainya M lah, Rp10 miliar,” katanya.

Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta membenarkan gugatan ke Wiranto ini.

Sementara itu Wiranto mengaku sudah menerima informasi soal gugatan ini. Ia meminta semua menunggu kasus hukum berjalan.

“Tunggu saja,” katanya kemarin.

Wiranto mengatakan, ia tak mempermasalahkan gugatan Kivlan tersebut. Menurutnya, yang penting ia sudah profesional dan bekerja dengan benar.

“Kerja untuk negara, untuk kebaikan, untuk keamanan. Gugat siapapun silakan,” katanya.

Editor: Awang Darmawan

Iklan PDAM
...

Populer

Debat Publik Hanya Dihadiri 1 Calon, Aktivis: KPU Barru Harusnya Malu

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barru baru saja melangsungkan Debat Publik seri kedua di Hotel Sheraton, Jalan Landak Baru, Kota Makassar,...

Artikel Lainnya

Selandia Baru Legalkan Ganja Pada 2020

SULSELSATU.com, JAKARTA - Pemerintah Selandia Baru dikabarkan bakal melegalkan ganja di...

Besok, Jemaah Masjid di Barru Salat Gaib untuk Almarhum BJ Habibie

SULSELSATU.com, BARRU - Kabar meninggalnya Presiden ke-3 RI, Baharuddin Jusuf (BJ)...

Jokowi dan Prabowo Bakal Beradu Visi Misi di Arena Tanwir Muhammadiyah

SULSELSATU.com, JAKARTA - Dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto...

Polsek Patampanua Pinrang Musnahkan Ribuan Liter Ballo

SULSELSATU.com, PINRANG - Aparat Polsek Patampanua Pinrang menyita ribuan liter minuman...

Polda Sulsel Pasrah Kijang Si Bandar Sabu Divonis Bebas

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mahkamah Agung (MA) memvonis bebas bandar sabu 3,4...

Terkini

Pemkab Gowa Gelar Bimtek Pengelola LAPOR Kecamatan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dalam rangka mensosialisasikan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik...

Appi-Rahman Unggul di Debat Kedua Pilwali Makassar, Ekonom Senior Hingga Sosiolog Sebut Programnya Solutif

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sejumlah akademisi dan praktisi terang-terangan menyebut, Munafri Arifuddin-Abd...

Polres Jeneponto Masih Dalami Penyebab Kematian Bobi

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bobi Karaeng Raja (48) ditemukan dalam keadaan meninggal...

Andika Eks Kangen Band Ajak Milenial Makassar Tidak Golput

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Event milenial Rabu Kotak-Kotak yang rutin digelar paslon...

Kreatif, Appi dan Rahman Main Film Juga, Viral di Medsos

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kreatifitas Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali...