Logo Sulselsatu

Investor Bidik Selayar Bangun Industri Induk Udang Vaname

Asrul
Asrul

Jumat, 06 September 2019 16:11

Sekretaris Kabupaten Selayar Marjani Sultan menerima kunjungan Konsultan Budi Daya Perikanan Indonesia. (ist)
Sekretaris Kabupaten Selayar Marjani Sultan menerima kunjungan Konsultan Budi Daya Perikanan Indonesia. (ist)

SULSELSATU.com, SELAYAR – Konsultan Budi Daya Perikanan Indonesia Dr. Hasanuddin Atjo, MP., yang juga menjabat sebagai Kepala Bappelitbangda Sulteng berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (6/9/2019).

Kedatangannya bersama rombongan lainnya disambut dan diterima oleh Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Sekretaris Kabupaten Selayar Marjani Sultan, di ruang kerjanya.

Hasanuddin mengatakan, kedatangannya terkait pengembangan industri perikanan dan pariwisata di Selayar. Ia akan melakukan survei selama beberapa hari karena melihat wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar punya prospek untuk pengembangan industri induk udang vaname. Kebutuhan akan induk udang vaname selama ini masih diimpor dari luar negeri.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

Dia berharap industri induk udang vaname Indonesia ada di Selayar, terlebih letak geografisnya ada di tengah-tengah Indonesia. Selain itu sumber daya perairan Selayar dinilai masih bagus, juga memiliki bandara.

“Investor melihat Selayar punya prospek untuk pengembangan industri induk udang vaname. Olehnya itu kami datang di sini melakukan survei awal. Setelah survei, kami akan datang lagi dengan membawa investor nasional, tapi dia B2B atau Business to Business dengan industri udang dari Florida atau Hawai,” ucap Hasanuddin.

Sekkab Selayar, Marjani Sultan membenarkan bahwa pihak investor menginginkan ada tim yang melakukan survei awal. Sementara pusat induk udang vaname di dunia hanya ada di Hawai.

Baca Juga : Pegadaian Dorong UMKM dan Literasi Investasi Lewat Pameran UMKM dan Bazar Emas

“Mereka berkeinginan membuka cabang di Selayar sebagai pusat pengembangan industri induk udang vaname nomor tiga di dunia, setelah India dan Singapura,” kata Marjani.

Kebutuhan induk udang vaname di Indonesia 18 juta per tahun, sedangkan terpenuhi baru sekitar empat persen. Menurut dia bukan tidak mungkin, kalau industri induk udang vaname bisa berkembang di Selayar, kebutuhan-kebutuhan negara tetangga bisa kita suplai langsung dari Selayar.

“Tim konsultan budi daya perikanan Indonesia ini mencari perairan yang curam, kita tunjukkan pantai timur. Anak udang vaname asli akan didatangkan dari Hawai. Kemudian di sinilah dipelihari sampai jadi induk. Setelah jadi induk baru dijual,” katanya.

Baca Juga : Investor Indonesia Makin Minati Token Saham Amerika, PINTU Catat Pertumbuhan Positif

Investor nantinya ingin pengembangan industri perikanannya ini dipaketkan dengan wisata. “Jadi dia tidak hanya mengurus industri ini, tapi dia juga ingin mengurus pariwisata. Karena punya pesawat sendiri, nantinya pesawatnya ada yang memuat barang dan ada yang memuat orang. Mereka ingin wisatawan-wisatawan dari Cina misalnya diangkut langsung ke Selayar, jika panjang runway bandara kita sudah memungkinkan,” katanya.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...