Logo Sulselsatu

Tak Takut Ancaman Menristekdikti, Rektor Unismuh Tetap Dukung Mahasiswa Unjuk Rasa

Asrul
Asrul

Sabtu, 28 September 2019 19:40

Mahasiswa di Makassar menggelar aksi unjuk rasa menolak revisi UU KPK dan RUU kontroversial lainnya, Jumat (27/9/2019). (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
Mahasiswa di Makassar menggelar aksi unjuk rasa menolak revisi UU KPK dan RUU kontroversial lainnya, Jumat (27/9/2019). (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Prof Abd. Rahman Rahim mendukung penuh mahasiswanya melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan RKUHP dan revisi UU KPK.

Hal ini ditegaskan Rahman di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat menghadiri rapat koordinasi bersama seluruh rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta di Baruga Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (27/9/2019).

Rahman Rahim menjelasakan, aksi demonstrasi merupakan hak dimiliki setiap warga negara. Olehnya, Rahman Rahim mengaku mendukung aksi mahasiswa dalam dalam aksi penolakan RKUHP dan revisi UU KPK.

Baca Juga : BI Sulsel Bersama Unismuh Kolaborasi Hadirkan Pelatihan Sertifikasi Halal Bagi UMKM

“Pertimbangan kedua tadi diambil adalah bahwa penyampaian aspirasi adalah hak warga negara kepada pemerintah, dalam hal ini penyampaian aspirasi diwakili oleh mahasiswa,” katanya.

Hanya saja, lanjut Rahman Rahim, dalam aksi demonstrasi, mahasiswa tidak boleh anarkis dan tetap menjaga kedamaian.

“Sepanjang itu dilakukan secara damai tanpa anarkis saya kira aturan menyatakan itu sah-sah saja,” jelasnya.

Baca Juga : Disbudpar Sulsel-Unismuh Teken MoU KKN Desa Wisata

Untuk mencegah terjadinya chaos, Rahman Rahim mengaku telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hal itu. Ia mengimbau pimpinan universitas, pimpinan fakultas sampai ke tingkat prodi jurusan, untuk mengawal mahasiswanya melakukan aksi demonstrasi.

“Kami melakukan langkah agar penyampaian aspirasi ini dikawal oleh para pimpinan baik universitas maupun fakultas sampai di tingkat prodi dengan harapan jangan sampai ada penyusup di dalam penyampaian aspirasi itu,” ujar dia.

Selain itu, Rahman Rahim juga meminta agar pihak kepolisian betul-betul mengawal terjadinya aksi demonstrasi agar tidak terjadi chaos.

Baca Juga : Prodi Sosiologi Unismuh Siapkan Beasiswa untuk 52 Mahasiswa Baru

“Karena itu kami meminta pihak kepolisian agar betul-betul mengawal penyampaian aspirasi tidak dimasuki oleh unsur-unsur yang ingin membenturkan tuntutan dari mahasiswa,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMI Prof Laode Husen mengatakan, pihaknya telah meliburkan mahasiswanya hingga hari Minggu ke depan untuk mencegah aksi demontrasi terjadi lagi. Ia juga melarang aktivitas kampus bahkah para organisasi lembaga lembaga di kampus.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Opini18 Oktober 2026 19:24
Kado Ulang Tahun untuk Prabowo: Ketika Republik Menagih Jawaban, Bukan Sekadar Perayaan
Oleh: Muh Aqil Al-Waris (Aktivis) Di istana, lilin dinyalakan untuk merayakan usia. Di luar istana, rakyat berhadapan dengan ketidakpastian ekonomi, s...
News18 Oktober 2026 17:47
8.000 Orang Meriahkan Honda Bikers Day 2026 di Makassar
Honda Bikers Day (HBD) 2026 Regional Sulawesi di Pantai Akkarena, Makassar, Sabtu (17/10/2026) dihadiri sekitar 3.000 bikers dan lebih dari 5.000 masy...
Metropolitan18 Oktober 2026 15:48
Dari Komisariat Menuju Panggung Nasional, Dr Fahri Bachmid Berbagi Pesan Intelektual kepada Calon Kader HMI Hukum UMI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Angkatan 115 Basic Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universita...
Pendidikan18 Oktober 2026 15:11
BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli mendukung kehadiran Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, un...