Logo Sulselsatu

Syafii Maarif Minta Jokowi Tegas Soal Perppu KPK

Asrul
Asrul

Rabu, 09 Oktober 2019 22:16

Ahmad Syafii Maarif. (IST)
Ahmad Syafii Maarif. (IST)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif meminta agar Presiden Joko Widodo bersikap tegas terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang membatalkan revisi UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia mengaku memahami kebingungan Jokowi dalam menentukan hal ini. Menurut Buya Syafii, Presiden Jokowi dihadapkan pada dua pilihan sulit antara partai politik atau rakyat. Keduanya sama-sama menyimpan risiko.

“Ada memang yang harus direvisi [UU] KPKnya itu, tapi karena ini sudah jadi isu politik. Maka sekarang antara partai politik parlemen di DPR dengan massa sudah berbeda pendapatnya–dengan mendorong Perppu KPK,” kata Buya Syafii usai menghadiri peluncuran Buku Pengayaan Pengawasan Sekolah di Kantor Kemendikbud, Jakarta, seperti dilansir CNNIndonesia, Rabu (9/10/2019).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Buya Syafii mengibaratkan kondisi serba salah yang dihadapi Presiden Jokowi seperti peribahasa “bagai makan buah simalakama”.

“Saya rasa memang tidak mudah ini. Saya katakan begini, seperti buah simalakama: kalau dimakan bapak mati, tidak dimakan ibu mati. Tapi harus ada keputusan,” lanjut Syafii.

Kendati merasa UU KPK perlu direvisi, namun Syafii menegaskan prosedur legislasi pada perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 sarat masalah. Salah satunya, pembahasan tersebut yang tak melibatkan KPK.

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

“Itu Perppu kan maunya kembali ke Undang-Undang lama, sesungguhnya saya tidak keberatan dengan revisi. Tapi caranya tidak gegabah seperti ini. KPK harus diundang, dan lainnya,” kata Buya.

Atas persoalan tersebut Syafii yang juga menjabat Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini berharap Presiden Jokowi mempertimbangkan putusan dengan matang.

“Saya berharap Presiden akan mengambil keputusan yang tegas tapi arif,” kata Syafii.

Baca Juga : Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kuasa Hukum: Serangan Politis, Bukan Cari Kebenaran

Dalam beberapa kesempatan eks pimpinan KPK, pegawai KPK, akademisi juga pegiat antikorupsi pun tak membantah jika memang perlu perubahan di UU KPK. Namun yang menjadi kritik kini adalah proses legislasi yang dinilai menyalahi prosedur, terkesan tertutup dan tak melibatkan publik.

Beleid perubahan UU KPK tersebut dianggap menyimpan puluhan pasal problematis seperti kewenangan berlebih dewan pengawas, dipangkasnya wewenang penyidikan dan penuntutan Pimpinan KPK serta perubahan status pegawai KPK menjadi ASN.

Namun kini pemerintah dan DPR sudah kadung mengetok draf perubahan tersebut pada 17 September lalu. Alhasil sejumlah jalur konstitusi harus ditempuh jika ingin membatalkan perundangan itu terlaksana, antara lain melalui uji materi ke Mahkamah Konstitusi, legislative review dan penerbitan Perppu KPK.

Baca Juga : KPK Ungkap Status Ridwan Kamil, Tersangka Atau Saksi?

Dalam kondisi seperti ini, puluhan tokoh bangsa–termasuk guru besar dan akademisi, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi, juga pegiat antikorupsi menyerukan langkah yang paling tepat bagi Presiden Jokowi adalah dengan menerbitkan Perppu KPK.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....
Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...