iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

Survei LSI: Kebebasan Sipil Memburuk di Era Jokowi

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan, kebebasan sipil di era pemerintahan Presiden Joko Widodo cenderung memburuk. Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan hal itu seiring penurunan sejumlah indikator demokrasi.

“Masyarakat merasakan kebebasan sipil yang menjadi pondasi demokrasi belum naik dan bahkan cenderung memburuk,” ujar Djayadi di Hotel Erien, Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Senin (4/11/2019).

Djayadi merujuk survei SMRC pada bulan Mei-Juni 2019 menunjukkan adanya kecenderungan memburuknya sejumlah indikator kebebasan sipil. Dalam menyampaikan pendapat misalnya, dia berkata 43 persen responden mengaku takut.

Persentase itu meningkat signifikan jika di bandingkan pada tahun 2014 yang hanya sebesar 24 persen. Selain itu, dia menyampaikan 38 persen responden atau meningkat 14 persen merasa takut dengan penangkapan semena-mena oleh aparat di era Jokowi. 

“Sementara itu, responden yang menyatakan bahwa sekarang warga takut berorganisasi juga naik, dari 10 persen pada tahun 2014 menjadi 21 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djayadi menyebut hasil survei memperlihatkan ketidakbebasan beragama mengalami peningkatan, yakni 7 persen pada tahun 2014 menjadi 13 persen tahun 2019.

Adapun kebebasan pers, lanjut Djayadi, juga tampak belum menggembirakan. Ia membeberkan 43 responden beranggapan media massa di Indonesia bebas dan tidak disensor pemerintah.

“Namun yang menyatakan tidak bebas dan disensor pemerintah juga besar 38 persen,” ujar Djayadi.

Di sisi lain, Djayadi menyebut survei LSI menunjukkan kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi cukup tinggi. Hasil survei menunjukkan 71,8 persen merasa puas dan 26,5 persen tidak puas.

“Kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Joko Widodo tampak menguat di bandingkan pada masa awal pemerintahannya, meskipun stagnan dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Adapun terkait demokrasi sebagai bentuk pemerintahan di Indonesia, Djayadi menyebut mayoritas responden setuju. Sebanyak 12,3 persen sangat setuju dan 72,5 persen setuju dengan demokrasi di Indonesia.

“Sebanyak 6,1 persen tidak punya sikap. Sebanyak 2,4 persen tidak setuju dan 0,1 persen sangat tidak setuju,” ujar Djayadi.

Djayadi menambahkan 86,5 persen responden menilai Pancasila dan UUD 1945 adalah yang terbaik bagi bangsa Indonesia saat ini. Sebanyak 4% menyatakan Pancasila dan UUD 1945 bertentangan dengan syariat Islam dan setuju agar Indonesia menerapkan syariat Islam.

“Tampak terjadi tren penguatan keyakinan bahwa Pancasila dan UUD 1945 adalah landasan berbangsa dan bernegara yang paling baik dari tahun 2016 hingga 2019,” ujarnya.

Lebih dari itu, Djayadi menyebut 66,4 persen responden lebih suka menganggap diri mereka sebagai warga negara Indonesia. Sebanyak 19,1 persen responden mengaku lebih suka menganggap dirinya sebagai umat agama tertentu, dan 11,9 persen lebih suka sebagai warga etnis atau suku tertentu.

“Selama tiga tahun terakir, telah terjadi tren penguatan identitas kebangsaan yang dibarengi dengan pelemahan identitas keagamaan dan kesukuan,” ujar Djayadi.

Editor: Awang Darmawan

Iklan PDAM
...
Sulselsatu

Kabar Buruk, Arab Saudi Hentikan Kedatangan Jemaah Umrah Asal Indonesia

SULSELSATU.com - Kabar buruk datang dari pemerintah Arab Saudi. Jemaah umrah dari beberapa negara, termasuk Indonesia, untuk sementara waktu ditangguhkan. Selain umrah, ada juga...
Sulselsatu

Batal Ikut Tes CPNS, Peserta Asal Pacekke Barru Ini Menangis

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS dihari kedua menyisahkan rasa tangis kepada salah satu peserta asal Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. Dia harusnya mengikuti...
Sulselsatu

Jumras Temui Nurdin Abdullah Sambil Cium Tangan dan Teteskan Air Mata

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Eks Kabiro Pembangunan Sulsel, Jumras didampingi langsung tim penyidik dari Polrestabes Makassar menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Gubernur Sulsel, Nurdin...
Sulselsatu

Warga Batulappa Barru Geger, Janin Bayi Dibawa Anjing

SULSELSATU.com, BARRU - Warga Dusun Batulappa, Desa Tompo, Kecamatan Barru digegerkan dengan penemuan janin yang dibawa oleh seekor anjing, Senin (24/2/2020) siang hari tadi.  "Soal...
Sulselsatu

Mahasiswi Asal Timika Tenggelam di Air Terjun Tompobulu Maros

SULSELSATU.com, MAROS - Emi (19) Mahasiswi Univeristas Stikes Megarezky Makassar hilang usai bermain di air terjun pumbunga kecamatan tompobulu kabupaten maros Ahad (23/2/2020) Dari keterangan...
Sulselsatu

Berkinerja Buruk, Iqbal Suhaeb Dikabarkan Bakal Digantikan Prof Yusran

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Posisi Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kini di ujung tanduk. Kinerja buruk yang ditunjukkan Iqbal selama memimpin Kota Makassar membuatnya...
Sulselsatu

Peserta CPNS Bidan di Barru Raih Nilai 437 Hari Kedua SKD

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS formasi kebidanan bernama Andi Tri Maswati, meraih nilai tertinggi di hari kedua tes SKD di Kabupaten Barru. Tri berhasil meraih...
Sulselsatu

Hari Pertama Tes CPNS di Barru, Nilai Tertinggi 388

SULSELSATU.com, BARRU - Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Barru menghasilkan nilai tertinggi atas...
Dinas Pendidikan
Sulselsatu

GALERI FOTO: Jelang Sidang Putusan Pilwali, Ribuan Massa Pendukung Appi-Cicu dan DIAmi Padati Jalan AP Pettarani

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ribuan massa pendukung calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Racmatika Dewi (Appi-Cicu), dan Mohammad Ramdhan Danny Pomanto-Indira...

Baca Juga

Sulselsatu

Mobil Truk Pengangkut Garam Dari Jeneponto Terbalik di Jalan Pendakian Sinjai Timur

SULSELSATU.com, SINJAI - Sebuah mobil truk pengangkut garam terbalik di jalan pendakian di Batulohonge, Dusun Bilalang, Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Senin,...
Sulselsatu

Hari Pertama Penertiban Kendaraan di Balai Kota, Dishub Tak Temukan Pelanggar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dinas Perhubungan Kota Makassar tidak menemukan pelanggaran pada hari pertama pemberlakuan larangan parkir di area Balai Kota. "Tidak ada laporan pelanggaran," kata...
Sulselsatu

Rupiah Menguat, Dekati Level Rp14 Ribu per Dolar AS

JAKARTA - Rupiah mulai bangkit perlahan. Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat. Dari data Jakarta Interbank Spot...
Sulselsatu

Ini Harapan Bupati dan Wabup Jeneponto di Peringatan Hari Pancasila

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Hari ini genap usia ke-75 tahun hari kelahiran Pancasila di Republik Indonesia. Lantas bagaimana Tanggapan Bupati Iksan Iskandar dan Wakil Bupati Jeneponto,...

TERKINI

Sulselsatuvideo

VIDEO: Pemprov Sulsel Resmi Perpanjang Masa Belajar di Rumah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemprov Sulsel memperpanjang masa belajar di rumah secara daring. Keputusan...
Sulselsatu

RDT Massal di Pasar Karisa Jeneponto, 9 Orang Reaktif Covid-19

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Tim Gugus Tugas melalui Personel Tanggap Darurat (TGC)...
Sulselsatu

Belajar di Rumah Diperpanjang, NA: Generasi Kita Harus Dilindungi dari Covid-19

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemprov Sulsel memutuskan memperpanjang masa belajar di rumah...
Sulselsatu

Dewan Minta Pemkot Tak Paksakan Penerapan New Normal di Sekolah

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar tetap mempersiapkan tatanan hidup baru...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Bebas dari Penjara, Ferdian Paleka Minta Maaf

SULSELSATU.com - Seorang Youtuber bernama Ferdian Paleka yang sebelumnya melakukan aksi...
Sulselsatu

Pengurus Masjid Al-Markas Makasar Putuskan Mulai Salat Jumat Pekan Ini

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, akhirnya memutuskan untuk...
Sulselsatuvideo

VIDEO: 9 Jenazah Karyawan PT Istaka Karya Korban Pembunuhan Dibawa ke Timika

SULSELSATU.com - 9 jenazah karyawan PT Istaka Karya dievakuasi dari puncak kabu Kabupetan Nduga. Jenazah-jenazah tersebut dibawa ke Wamena untuk diterbangkan ke Timika. Personel TNI-POLRI menelusuri...