Logo Sulselsatu

Wagub Buka Karantina Tahfiz Tahap II Pemprov Sulsel

Asrul
Asrul

Selasa, 12 November 2019 14:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membuka secara resmi Karantina Tahfiz tahap II Provinsi Sulsel tahun 2019.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama para hafiz, yang dilangsungkan di kampus II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) jalan Cendrawasih, Senin (11/11/2019).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Sudirman Sulaiman mengatakan, sangat mengapresiasi program hafal Alquran ini.

“Harapan saya adalah dengan hafiz sebanyak seratus orang ini, bisa membuat rumah tahfiz di daerahnya masing-masing, baik itu rumah tahfiz atau pondok pesantren,” ucap Andi Sudirman.

Ia juga meminta agar beberapa kabupaten yang belum mengikutsertakan anak didiknya, agar segera mendata untuk diikutkan pada kegiatan selanjutnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Juga agar kegiatan ini bisa menyentuh 24 kabupaten dan kota di Sulsel,” sebutnya.

Kepada para hafiz, Andi Sudirman berpesan agar memahami dan melanjutkan pengajaran Alquran kepada para pemuda di daerah masing-masing.

“Pesan saya kepada adik-adik, anak-anakku teruslah dan terus murojaah hafalannya karena lebih sulit mempertahankan daripada menjaganya,”.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lepas Kontingen SPIDI ke Jambore Muslim Dunia, Kagum Ada Hafizah 30 Juz

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulsel, Suherman dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bukti nyata dari pemerintah provinsi Sulsel dalam pengembangan Tahfiz Alquran dengan program satu desa satu hafiz.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dasar pelaksanaan dalam DPA perubahan pada Biro Kesra Setda Provinsi Sulsel 2019 dan Keputusan Gubernur Sulsel Nomor 73/1/2019 tentang pengesahan dokumen pelaksanaan satuan perangkat daerah provinsi Sulsel.

“Tujuannya adalah salah satu memelihara kesucian Alquran dan juga syiar Islam dalam rangka sinkronisasi meningkatkan kualitas rumah-rumah Tahfidz lebih memahami dan mengimplementasikan serta menumbuh kembangkan di masyarakat,” terang Suherman.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Tahap I sebanyak 50 orang yang di karantina dan sekarang ini tahap II sebanyak 117 orang. Artinya masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini,” sambungnya.

Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan selama 20 hari dimulai pada 11 November hingga 30 November 2019.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Mei 2026 22:38
VIDEO: BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat
SULSELSATU.com – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued. Pernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prab...
Hukum05 Mei 2026 22:21
Marak Tambang Galian C Ilegal di Takalar, Komisi lll DPR-RI Desak Polisi Tertibkan
SULSELSATU.com, TAKALAR – Warga di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel, mengeluhkan kembali maraknya aktivitas tambang g...
Makassar05 Mei 2026 22:11
UNM Resmi Umumkan Pemenang Prapeksimida 2026, Ini Daftar Jawaranya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi mengumumkan daftar pemenang Seleksi Internal Prapeksimida 2026 setelah pelaks...
Makassar05 Mei 2026 22:05
UNM Gelar Seleksi Internal Pertama, Siapkan Delegasi Terbaik Menuju Peksimida dan Peksiminas
SULSELSATU.con, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seleksi Internal Prapeksimida 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei...