Logo Sulselsatu

RI Layangkan Nota Portes ke Malaysia Soal Pengeroyokan Pendukung Indonesia

Asrul
Asrul

Jumat, 22 November 2019 13:56

istimewa
istimewa

JAKARTAKBRI Kuala Lumpur menyampaikan nota protes kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia soal aksi pengeroyokan pendukung Malaysia kepada suporter Indonesia.

Laga Malaysia vs Indonesia dihelat di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Keduanya bertemu pada pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

KBRI telah menyampaikan nota protes kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia yang menyesalkan terjadinya kasus tersebut,” kata KBRI melalui akun Facebook resmi KBRI Malaysia seperti dilansir dari Detik, Jumat (22/11/2019).

Baca Juga : Asnawi dan Lilipaly Dipanggil ke Timnas, Persaingan Ketat Menanti di Pemusatan Latihan

KBRI juga meminta otoritas Malaysia untuk mengusut dengan tegas pelaku kekerasan. Selain itu, KBRI juga telah bertemu dengan korban kekerasan pada Selasa (19/11) lalu untuk memberikan bantuan.

KBRI telah bertemu dengan korban pengeroyokan pada tanggal 19 November 2019 dan memberikan bantuan pengurusan dokumen dan menerima laporan mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, video pemukulan yang dialami sekelompok pendukung Indonesia di Malaysia beredar luas di media sosial. Suporter Garuda memang berangkat ke negara tetangga untuk menonton Timnas Malaysia vs Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (19/11/2019).

Baca Juga : Erick Thohir Minta Doa dan Dukungan Jelang Laga Krusial Timnas Indonesia vs Australia

Dalam video tersebut, terlihat dua orang suporter Indonesia dihajar oleh sekelompok pendukung Malaysia. Menpora Malaysia Syed Syaddiq, lewat Twitter resminya, mengomentari masalah tersebut. Ia berjanji akan memerintahkan Polis Diraja Malaysia untuk mengusut kejadian ini secara transparan dan adil.

“Saya sudah perintahkan kepada Kepolisian untuk mengusutnya. Kalau ada pihak yang dipukul, tolong suruh ia buat laporan ke polisi,” cuit Syed Saddiq.

Sementara Kemenpora RI akan mengirim surat nota keberatan kepada Kemenpora Malaysia terkait aksi kekerasan pendukung Malaysia kepada suporter Indonesia. Indonesia menuntut pertanggungjawaban mereka.

Baca Juga : Timnas Indonesia Siap Tempur, Erick Thohir Bahas Strategi dengan Tim Pelatih

“Saya sempat telepon ke Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, sebetulnya kronologisnya seperti apa? tetapi dijawab belum tahu dan itu terjadi di luar jalur ring dalam stadion. Oke, kami harus ambil sikap. Ini tak ada kata pengandaian, tapi betul-betul sudah terjadi, kami mengutuk keras kejadian itu,” kata Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, di Kantor Kemenpora, Kamis (21/11/2019).

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 September 2026 11:34
Kerjasama UNM-Perpusnas, 300 Mahasiswa KKN Tematik Bawa Misi Perkuat Literasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar resmi melepas 300 mahasiswa KKN tematik literasi ke 4 Kabupaten. Total mahasiswa KKN yang...
Makassar03 September 2026 10:06
UNM dan Disdik Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Literasi Digital, AI, dan Pengembangan Media Pembelajaran Muatan Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pusat Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran LPMP2 UNM Bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar mewadahi Workshop Terpa...
Video02 September 2026 21:42
VIDEO: Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur Bank Indonesia, Masa Jabatan 5 Tahun
SULSELSATU.com – Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 2 September 2026. Menggantikan Perry Warjiyo yang mengun...
Hukum02 September 2026 19:41
Sidang Dugaan Penganiayaan di PN Sungguminasa Ditunda, LBH Anak Rakyat Sebut Saksi Mangkir
SULSELSATU.com, GOWA – Sidang perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang melibatkan Tenriani sebagai terduga pelaku di Pengadilan Negeri (...