Logo Sulselsatu

RI Setop Impor, China Sebut Bakal Rugikan Hubungan Dagang

Asrul
Asrul

Selasa, 04 Februari 2020 22:35

Ilustrasi. (Int)
Ilustrasi. (Int)

JAKARTA – Pemerintah China angkat bicara soal kebijakan RI yang menghentikan impor produk asal Negeri Tirai Bambu.

Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian mengatakan, kebijakan tersebut bakal berdampak negatif terhadap hubungan kedua negara, terutama di sektor perdagangan.

“Tindakan itu (penghentian impor) akan merugikan hubungan dagang antara kedua negara dan juga akan memberikan dampak negatif kepada hubungan kedua negara,” kata Xiao seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/2/2020).

Baca Juga : VIDEO: Virus Corona Ada di Buku Paket IPA Tahun 2017, Katanya Tidak Berbahaya

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memberlakukan larangan impor hewan hidup asal China. Kebijakan tersebut diambil demi mencegah penyebaran Virus Corona.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan larangan diberlakukan karena hewan hidup dianggap pemerintah berpotensi menyebarkan wabah Virus Corona.

“Metode transmisi penyakit ini melalui human to human dan wild animals, maka pemerintah akan melarang impor live animal dari China,” katanya.

Baca Juga : Cegah Virus Corona, Shalat Idul Fitri di Lutra Terapkan Protkes

Dengan pemberlakuan larangan tersebut, Airlangga mengatakan berbagai pengiriman hewan dari China ke Indonesia akan dikembalikan.

Xiao mengatakan hingga saat ini, belum ada bukti Virus Corona dapat ditularkan melalui barang-barang impor.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan bahwa mereka tidak setuju terhadap tindakan pembatasan perdagangan ke arah China,” kata Xiao.

Baca Juga : Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim Jadi 1.379 Orang

Pernyataan Xiao tersebut diberikan sembari mengutip Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus yang menyebut tidak ada alasan untuk mengintervensi perdagangan dan perjalanan internasional terkait Virus Corona.

Atas dasar itulah, Xiao berharap agar Indonesia bisa menimbang saran dari WHO dan tidak mengambil tindakan yang dianggap dapat memberikan dampak negatif bagi hubungan kedua negara terkait wabah Virus Corona.

“Kami berharap pihak Indonesia bisa memandang wabah ini dan memandang pencegahan dan penanggulangan secara objektif, rasional, dan ilmiah dan mengambil tindakan pencegahan yang rasional, bukan yang overreact supaya menghindari gangguan terhadap hubungan kedua negara dan kerja sama,” papar dia.

Baca Juga : Wabah Belum Mereda, 4 Juta Orang Terjangkit Covid-19 di Seluruh Dunia

Virus Corona menyebar di China dan beberapa negara dalam dua minggu belakangan ini. Sampai dengan saat ini, Virus sudah membunuh 425 orang. Selain itu, virus juga sudah menginfeksi 20.400 orang lainnya.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...