Logo Sulselsatu

Gubernur Panen Jagung Varietas NA1 dan NA2 di Soppeng

Asrul
Asrul

Sabtu, 04 April 2020 14:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SOPPENG – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah melakukan panen jagung varietas NA1 dan NA2 yang ditanam sejak 21 Januari 2020 silam.

Nurdin didampingi langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Fitriani yang juga mantan Kepala Dinas Pertanian Sulsel.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT, Alhamdulillah tanggal 21 Januari 2020 kita melaunching varietas jagung NA1 dan NA2, benih asal Jepang. Nah varietas NA1 dan NA2 ini produksinya 12.5 ton per hektare, umurnya juga lebih pendek, hanya 70 hari,” kata Nurdin Abdullah, Jumat (3/4/2020).

Baca Juga : Gubernur Sulsel Mulai Program Rumah Layak Huni di Takalar, Target 142 Unit

Ia menjelaskan, kenapa dinamakan NA1 dan NA2, karena memang ia yang membawa varietas unggul ini dari Jepang. Kemudian mengembangkan bersama Asrai dan ini tentunya atas inovasi juga dari mantan Kepala Dinas Pertanian Fitriani, pada saat menjabat.

“Hari ini kita panen pas umur 70 hari, bahkan satu batang ini ada dua tongkol ada tiga tongkol. Jadi sekarang tentu tidak lagi berpikir perluasan areal, tetapi bagaimana kita menciptakan benih-benih unggul yang bisa menghasilkan produksi tinggi,” ujarnya.

Laki-laki kelahiran Parepare ini berharap, dengan lahirnya varietas NA1 NA2 ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani Sulsel. Sebab, akan didatangkan teknologi dan akan dibangun pusat pengolahan di Sulsel lalu dikirim untuk kebutuhan dunia.

Baca Juga : VIDEO: Gubernur Sulsel Groundbreaking Proyek Irigasi Rp780 Miliar

“Rencananya kita akan datangkan investornya, karena memang ide awal bibitnya dari investor Jepang. Memberikan ke kami untuk mengembangkan karena varietas ini jagung manis mau dimasak lantas divakum dan dibekukan dan bisa bertahan sampai satu tahun. Ini alatnya akan mereka bawa langsung ke Indonesia untuk kita kembangkan. Nah kita berharap Indonesia akan menjadi eksportir jagung masak dari Sulawesi Selatan,” urainya.

Ia menambahkan, harga jagung manis ini cukup fantastis, sebab mencapai Rp75.000 per tongkolnya.

“Harganya cukup mahal kalau di Jepang. Kemarin-kemarin ini satu tongkol sudah divakum, sudah dimasak 500 Yen atau Rp75.000,” kata dia.

Baca Juga : GM PLN UIP Sulawesi dan Gubernur Sulsel Sinergi Percepat Proyek Listrik

Penulis: Jahir Majid
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum01 Oktober 2026 20:53
PB HIPERMATA Tantang Kapolres Takalar Usut Tuntas Kasus Dugaan Penipuan
SULSELSATU.com, TAKALAR — Ketua Bidang PPD PB HIPERMATA, Syarif, mendesak sekaligus menantang Kapolres Takalar dan Kasat Reskrim Polres Takalar untu...
Makassar01 Oktober 2026 19:24
PDAM Makassar dan Brimob Polda Sulsel Perkuat Sinergi Dukungan Air Bersih untuk Masyarakat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota ...
Makassar01 Oktober 2026 16:12
Makassar Leadership Summit 2026 Fokus Bahas AI, Transformasi dan Sustainability
Perkembangan kecerdasan buatan (AI), transformasi organisasi, dan sustainability menjadi tiga isu utama dalam Makassar Leadership Summit (MLS) 2026....
News01 Oktober 2026 15:15
Respons Cepat Gempa NTT, PT Vale Terima Penghargaan Kementerian ESDM
PT Vale Indonesia Tbk menerima penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusinya dalam aksi kemanusiaan bersama Ti...