Tenaga Kontrak Lingkup Puskesmas Dinkes Sinjai Dievaluasi

SULSELSATU.com, SINJAI – Dalam rangka pengoptimalisasian kinerja di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dilakukan penilaian dan evaluasi terhadap tenaga kontrak atau pegawai tidak tetap di setiap Puskesmas yang tersebar di sembilan kecamatan, sebelum diajukan proses perpanjangan kontrak.

Masing-masing tenaga kontrak yang dievaluasi adalah, Petugas Promosi Kesehatan (Promkes), Tenaga Sanitarian, dan Epidemiologi ataupun pembantu keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Kesehatan, Jumat (3/4/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Suryanto Asapa mengatakan bahwa dari hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh para kepala puskesmas nanti, selanjutnya akan dilakukan kembali evaluasi di Dinas Kesehatan. Sehingga tenaga kontrak yang lolos dari evaluasi tersebut, akan dilakukan perpanjangan kontrak.

Misalnya petugas promkes, dalam evaluasi ini kata Suryanto, pihaknya tentu akan melihat sejauh mana kinerjanya di lapangan. Contohnya ada tidak peraturan desa yang bisa dikeluarkan menyangkut pembiayaan tentang Posbindu, atau tentang insentif untuk tenaga kader.

“Kegiatan inilah yang akan kami evaluasi, bukan sekedar hanya laporan atau sekedar melakukan penyuluhan, tetapi ada bukti yang bisa terlihat sehingga memang ini bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa mereka yang dikontrak adalah tenaga non PNS yang betul-betul dapat membantu tenaga sukarela, begitupun dengan puskesmas, sehingga diharapkan ini dapat meningkatkan derajat kesehatan, terutama masyarakat Kabupaten Sinjai.

“Kami membuka kesempatan bagi siapa pun yang mau, tetapi tidak menunjuk sembarang orang karena ada tes yang dilakukan oleh tim, termasuk dalam evaluasi yang kita lakukan saat ini. Sebelum dilakukan perpanjangan kontrak kita evaluasi terlebih dahulu,” katanya.

Untuk itu, dia berharap dengan adanya tenaga kontrak ini, nantinya dapat membantu tenaga sukarela yang belum sempat terangkat jadi PNS. Kemudian dapat memperlihatkan kinerjanya dengan baik sehingga pemerintah juga dapat memberikan perhatian khusus.

“Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang saat ini tengah mewabah. Karena itu, tenaga kontrak promosi kesehatan juga diharapkan massif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar semua tahu manfaat dan faedah dari pada edaran dari presiden, gubernur maupun bupati,” kata dia.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Kink Kusuma Rein