Logo Sulselsatu

Panen Raya Bersama Menteri Pertanian, Produksi Padi Barru Capai 124 Ribu Ton

Asrul
Asrul

Selasa, 14 April 2020 16:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Kabupaten Barru menunjukkan kesiapannya sebagai salah satu daerah penyuplai beras di Indonesia di masa pandemi Covid-19 atau corona virus.

Saat panen raya yang dilakukan secara bersamaan dengan 10 daerah di Indonesia, Selasa (14/04/2020), Bupati Barru Suardi Saleh melaporkan hasil produksi pertanian kabupaten berjuluk “Kota Hibridah” itu ke Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo.

Melalui video conference, Suardi Saleh yang panen padi bersama para petani di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, menyebut produksi gabah tahun ini mencapai 124 ribu ton.

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

“Alhamdulillah, produksi gabah tahun ini di Barru mencapai 124 ribu ton lebih. Sedangkan tingkat kebutuhan hanya mencapai 19 ribu ton lebih. Harga gabah dikisaran Rp4.700 sampai Rp4.900 per kilogramnya,” kata Suardi Saleh melaporkan.

Bersama Staf Ahli Mentan Lutfi Halide, Kadis Pertanian Barru Ahmad, Kepala BPS Barru Siswanto, serta unsur Forkopimda, Suardi Saleh juga mendengarkan pengarahan dari Menteri Pertanian usai panen raya dengan menggunakan laptop si pinggir sawah.

Dalam pengarahannya yang juga diikuti 10 kepala daerah lainnya di Indonesia dengan kegiatan panen raya, Syahrul Yasin Limpo, memberi penekanan agar para petani tetap berproduksi, baik menanam maupun panen dengan tetap memperhatikan standar mencegah penularan Corona.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Menurutnya, di pandemi Corona, kebutuhan pangan, terutama beras harus tetap stabil dan normal. Karena itu, pihaknya memberi apresiasi kepada para petani dan pemerintah daerah yang tetap melakukan panen.

Dalam kesempatan ini, Syahrul yang tak lain mantan Gubernur Sulsel dua periode, juga melakukan tanya jawab dengan para kepala daerah, baik tentang luas tanaman padi, peningkatan produktivitas, maupun harga gabah di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Barru, Ahmad, menyampaikan jika produksi padi di Barru tahun ini rata-rata mencapai 7,5 ton per hektare, atau mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya rata-rata 6 ton per hektare.

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

“Belum semuanya petani melakukan panen termasuk di daerah Kecamatan Pujananting. Tapi kalau dirata-ratakan produksi padi, itu mencapai 7,5 ton. Angka tersebut cukup bagus dari tahun sebelumnya yang hanya 6 ton per hektare,” sebut dia.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...
Metropolitan23 September 2026 14:05
Munafri Serukan Zero Bullying di Sekolah, Guru dan Orang Tua Diminta Aktif Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan Zero Bullying atau tida...