Logo Sulselsatu

Sabet Tiga Award Inovasi Covid-19, NA: Terima Kasih Dukungan Masyarakat

Asrul
Asrul

Selasa, 23 Juni 2020 11:43

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. (Foto/Ist)
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat Sulsel patut berbangga, di tengah wabah Covid-19 yang terjadi di sejumlah wilayah rupanya daerah ini masih mampu menghadirkan inovasi terbaik.

Hal tersebut dibuktikan dengan diterimanya tiga penghargaan sekaligus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Pemprov Sulsel.

Pemberian penghargaan diumumkan resmi Kemendagri dalam lomba inovasi daerah tatanan normal baru, produktif dan aman Covid-19, di Sasana Bhakti Praja Gedung C Kemendagri, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Baca juga: New Normal” (Edit)">Sulsel Raih 3 Juara pada Lomba Inovasi Penyiapan New Normal

Tiga penghargaan inovasi yang diperoleh Pemprov Sulsel, yakni juara 2 sektor pasar tradisional, juara 3 sektor hotel dan meraih juara 3 sektor tempat wisata. Sementara, kategori kabupaten, Sinjai meraih juara 2 pada pelayanan terpadu satu pintu dan untuk kategori kota, Parepare meraih juara 3 sektor tempat wisata.

Baca juga: Program DPMPTSP Sinjai Juara 2 Lomba Inovasi New Normal Kemendagri

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Atas dedikasi inovasi di tengah pandemi ini, Pemprov Sulsel memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp5 miliar dari Kemendagri.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, inovasi yang dimenangkan setiap bidang ini tentunya atas kerja keras Pemprov Sulsel yang didukung penuh oleh masyarakat dan stakeholder terkait, seperti di pasar tradisional, sektor perhotelan maupun sektor wisata.

Apalagi memang, tentu bukan hal mudah dalam melakukan penerapan inovasi di tengah pandemi Covid-19. Karena yang menjadi pengembangan dalam setiap inovasi ini dengan mengedepankan protokol kesehatan di setiap bidang yang menjadi kebijakan pemerintah daerah.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Salah satunya, di mana Pemprov Sulsel mendorong pemerintah daerah khususnya di pasar tradisional, hotel dan wisata menerapkan protokol kesehatan.

Termasuk, sebelumnya masif dilakukan rapid test massal di sejumlah pasar tradisional untuk mendeteksi dini dan mencegah penyebaran Covid-19.

Begitupun pada perhotelan yang terus diedukasi menerapkan protokol kesehatan, di setiap mereka berkegiatan karena hal ini sangat penting.

Baca Juga : Wagub Sulsel Dukung Teknologi Beras untuk Jaga Stabilitas Pangan

“Selalu diingatkan semua pihak agar dalam berkegiatan menerapkan protokol kesehatan, dan itu menjadi hal wajib. Tak hanya itu, tentu upaya melakukan rapid test massal di pasar tradisional juga menjadi upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Nurdin.

Untuk itu, atas penghargaan yang diperoleh ini, Nurdin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulsel. “Atas nama Pemprov Sulsel, kami berterimakasih atas dukungan masyarakat dalam menjalankan program pemerintah dengan baik,” ujarnya.

Tantangan ke depan kata Nurdin, adalah memastikan bahwa implementasi di lapangan sesuai dengan konsep protokol kesehatan yang telah digariskan dan ini menjadi tonggak baru agar bisa membangun kultur baru memasuki new normal.

Baca Juga : Dari Selayar hingga Pangkep, Kepala Daerah Puji Peluncuran Seaplane di Sulsel

Sebelumnya, dalam gelaran penghargaan ke pemerintah daerah, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, berbagai ahli kesehatan baik nasional maupun internasional menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 ini tidak berakhir dengan segera.

Oleh karena itu, dunia beradaptasi dengan pandemi ini dengan melakukan inovasi baru dengan tatanan baru atau new normal life, karena tidak mungkin melakukan pembatasan terus-menerus secara ketat apalagi lockdown, demikian pula dengan Indonesia. Upaya adaptasi ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, dengan istilah tatanan kehidupan baru yang produktif, aman Covid-19.

“Sebagai sesuatu yang baru, tatanan ini memerlukan pengenalan atau pra kondisi agar seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. Prakondisi ini dilakukan dengan protokol kesehatan dalam berbagai sektor kesehatan dengan simulasi-simulasi,” kata Tito.

Upaya prakondisi tersebut diinisiasi terutama oleh pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga, juga oleh pemda di semua tingkatan. Tujuannya, agar terjadi gerakan nasional kebersamaan menuju tatanan baru tersebut. Peran pemda menjadi sangat penting, karena 548 pemda tingkat I provinsi, dan tingat II kabupaten/kota bersentuhan langsung dengan masyarakat masing-masing.

“Oleh karena itu, Kemendagri bersama dengan Kemenkeu, Kemenkes, Gugus Tugas Covid-19, KemenPAN-RB, Kemenparekraf, Kemendag, dan BNPP berinisiatif membuat lomba antar daerah untuk membuat protokol kesehatan Covid-19 dengan simulasinya di tujuh sektor kehidupan yaitu pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, tempat wisata, transportasi umum dan tempat pelayanan terpadu satu pintu (PTSP),” kata Tito.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....