Logo Sulselsatu

Kapolda Sulsel Sebut Legislator Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Akan Diperiksa

Asrul
Asrul

Minggu, 05 Juli 2020 10:00

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe. (Foto/Int)
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe. (Foto/Int)

SULSELSATU.com, MAKASSARKapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe, menegaskan kasus pengambilan jenazah Covid-19 yang dijamin oleh Anggota DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso terus diusut. Andi Hadi Ibrahim Baso akan diperiksa oleh penyidik kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Itu tunggu waktu saja, pasti kita panggil. Dia akan pertanggungjawabkan apa yang sudah dia perbuat,” kata Guntur, di sela pelepasan pasukan patroli skala besar di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (4/7/2020).

Penyidik Satreksrim Polrestabes Makassar sudah menaikkan status perkara itu ke tahap penyidikan. Hanya saja, kepolisian belum mengumumkan tersangka kasus tersebut.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Dimutasi, Irjen Pol Rusdi Hartono Digantikan Brigjen Pol Djuhandhani

Guntur menyebut tidak hanya legislator dari Fraksi PKS itu yang akan diperiksa, tapi semua pihak terkait. Khusus untuk sang legislator, ia menyebut ada mekanisme yang mesti dilalui lantaran status yang bersangkutan sebagai Anggota DPRD Kota Makassar.

“Ya karena anggota dewan memang ada mekanisme pemanggilannya. Tapi perkara itu kan sudah naik penyidikan. Banyaklah yang akan kita periksa, semua yang berkaitan akan dipanggil,” kata dia.

Diketahui, Andi Hadi menjamin dengan membuat pernyataan tertulis sehingga jenazah pasien virus Corona akhirnya diambil oleh keluarganya dan tidak dimakamkan sesuai prosedur Covid-19.

Baca Juga : Wali Kota Appi Ajak PKS Makassar Perkuat Kolaborasi Politik untuk Jawab Tantangan Kota

“Yang jelas dia yang tanggung jawab karena dia menjamin, bikin pernyataan. Harusnya kan beri contoh,” ujar Guntur.

Diketahui pengambilan jenazah pasien Corona dengan jaminan legislator itu terjadi pada 27 Juni lalu. Sebelumnya, pasien memang berstatus PDP tapi belakangan hasil swabnya keluar dan dinyatakan positif Corona.

Akibat masalah itu, Direktur RSUD Daya Makassar dr Ardin Sani dinonaktifkan. Ia juga dianggap lalai lantaran memberikan izin pengambilan jenazah tersebut.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Kumpul Kapolres, Ini Arahannya

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar04 Februari 2026 10:21
Perkuat Tata Kelola, PDAM Makassar Gelar Pelatihan Keuangan Berbasis SAK EP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar Pelatihan Sistem Informasi PDAM Pintar Modul Keuangan dan Akuntansi berbasi...
News04 Februari 2026 08:36
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW
Di tengah sorotan publik terhadap industri pertambangan nasional, terutama di kawasan industri nikel seperti Morowali, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)...
Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...