SULSELSATU.com, PAREPARE – UPTD Puskesmas Lumpue Kota Parepare bersama Tim Terpadu Kecamatan Bacukiki Barat turun melakukan sterilisasi di Komplek Asrama Brimob Detasemen B Pelopor.
Sterilisasi dilakukan dengan mengintensifkan disinfeksi atau penyemprotan disinfektan di area yang diketahui salah seorang warganya yang kini terpapar virus Corona (Covid-19).
“Setelah kami mendapat informasi adanya satu pasien terkonfirmasi Covid-19 di daerah itu, kami Puskesmas Lumpue bersama pihak kelurahan, kecamatan, TNI, Polri dan TGTPP Parepare turun melakukan penyemprotan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” kata Kepala Puskesmas Lumpue, Irnawaty.
Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara
Aksi penyemprotan terkoordinasi itu lanjut Irna, dilakukan dua kali dalam rentang waktu 14 hari dalam masa inkubasi.
“Ini sudah menjadi kegiatan rutin, penyemprotan besar-besaran kita lakukan jika ada kasus terkonfirmasi Covid-19,” beber Irna.
Saat ini, kata dia, warga Asrama Brimob yang berprofesi sebagai ASN ini masih dirawat di RSUD Andi Makkasau. “Suami dan anaknya kita minta isolasi mandiri,” harapnya.
Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Jadi Solusi Pemkot Tekan Laju Inflasi di Parepare
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengatakan, pihaknya terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Sudah menjadi hal mutlak untuk menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari keramaian. Jaga diri ta’, jaga keluarga ta’ agar terhindar dari paparan Covid-19,” pesan Taufan Pawe.
Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya
Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar