Semangat Rakyat Bone untuk Masamba Buat Indah Tak Kuasa Tahan Air Mata

Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi kunjungan ke Masamba pasca-banjir maha dahsyat menimpa daerah ini. (foto/ist)

SULSELSATU.com, LUTRA – Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi bersama tim BPBD, relawan dan dokter mengunjungi Kabupaten Luwu Utara. Rombongan berjumlah 123 mobil ini membawa misi Bone penduli Masamba.

Setibanya di Masamba, ibu kota Luwu Utara, Fahsar membakar semangat warga Lutra. Bantuan yang dibawa adalah 46 ton beras, 6.600 dus air mineral, 4.100 dos pakain baru, sabun, susu bayi, sembako dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Mereka juga mendirikan dapur umum dan posko kesehatan.

Melihat semangat persaudaraan rakyat Bone, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani tak kuasa menahan air mata.

Pukul 09.03 pagi. cuaca di Taman Siswa, Masamba, sedikit mendung. Indah tiba dengan mobil doubel cabin berwarna merah. Dia menerima rombongan dari Bone yang tiba sejak Jumat, 24 Juli malam.

Bupati Lutra Indah Putri Indriani menyambut rombongan Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi di Masamba. (foto/ist)

Fahsar mengatakan, bantuan ini merupakan rasa simpati dari masyarakat Bone untuk didistribusikan nanti ke masyarakat.

“Di tempat ini juga kita tetap membuka dapur umum siapa tahu ada orang yang datang, lalu tim kesehatan akan melaksanakan pengobatan gratis dengan mengunjungi pengungsian dan dokter-dokter kami akan bergerak ke puskesmas,” kata Fahsar.

Usai Fahsar sambutan, Indah tersenyum. Perlahan dia membuka maskernya untuk berbicara. Mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Bone.

Tak lama, Indah lalu tertegun sesaat. Memakai maskernya kembali. Indah tampak menyembunyikan air matanya yang terlanjur jatuh.

Hanya saja itu sesaat. Sebab suaranya terdengar tersedu-sedu. Dia tak kuasa menahan air matanya lagi. Lalu memeluk Fahsar. Satu lapangan menyemangati ibu dua anak itu.

“Bone bersama Lutra. Lutra kuat. Bone peduli Masamba,” teriak seluruh orang di lapangan. Indah pun mulai berbicara kembali.

“Saya pertama kalinya menangis begini. Tapi, satu yang pasti saya tidak boleh menangis di depan rakyatku. Saya harus tetap menyemangati mereka,” ucap Indah terbata-bata.

Indah mengaku dukungan masyarakat Bone merupakan kekuatan yang diberikan kepada Lutra khususnya kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang yang melanda tiga kecamatan akibat meluapnya tiga sungai.

“Ada 14.000 warga kami, tapi Alhamdulillah beberapa sudah mencoba untuk kembali,” akunya.

Indah tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukurnya atas donasinya kepada masyarakat dan akan diteruskan langsung.

“Mohon terus didoakan dan kami tidak sendiri. Terima kasih. Sampaikan salam hormat kakanda (Fahsar) buat seluruh warga Bone yang telah memberikan bantuannya. Luwu Utara segera bangkit dan menata kehidupannya lagi,” ucap Indah dengan derai air mata sembari memeluk Fahsar kembali.

Editor: Hendra Wijaya