Logo Sulselsatu

Kadisdik Sulsel Lakukan Monev BDR via e-Panrita

Asrul
Asrul

Rabu, 30 September 2020 17:05

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri, melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) yang dilakukan secara virtual dengan peserta para Kepala SMA se Sulawesi Selatan negeri dan swasta di Ruang e-Panrita Disdik Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar, Rabu (30/9/2020).

Hadir mendampingi Kadisdik Sulsel, Sekretaris Disdik Sulsel Hery Sumiharto, Kepala Bidang Pembinaan SMA Sabri, Kepala UPT PTIKP, Andi Hidayati, Koordinator Pengawas (Korwas) Muliono Caco, dan Kasi TIK Anshar.

Sekretaris Disdik Sulsel yang memandu acara ini mengatakan, monitoring dan evaluasi kali ini terkait proses Belajar dari Rumah (BDR) selama pandemi Covid-19, bagaimana kesiapan sekolah dalam pembelajaran tatap muka, dan tentang one student one acount.

Baca Juga : Pelatihan ARKAS “Passirikia BOS” Disdik Takalar Diduga Labrak Permendikdasmen No 8 2025

Monev berlangsung dua tahap. Tahap pertama untuk jenjang SMA negeri dan swasta, sementara tahap kedua berlangsung siang hari untuk jenjang SMK dan SLB negeri dan swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Prof Jufri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I – XII, para kepala SMA negeri dan swasta, juga kepada sejumlah Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) atas kesediaan mengikuti monev ini.

Kegiatan monev ini, kata Prof Jufri, dimaksudkan untuk menjaring informasi dan data tentang sejaumana pelaksanaan BDR di masing-masing daerah.

Baca Juga : Andi Amar Dianugerahi Gelar “Kakak Entrepreneur” oleh Forum OSIS dan MPK Sulsel di YCA 2025

“Kita ingin memastikan anak-anak betul-betul belajar dengan baik. Dan ingin memastikan bahwa BDR berjalan sebagaimana yang diharapkan, bukan dimaknai sebagai masa liburan sekolah,” tuturnya.

Kegiatan ini menurut mantan Dekan Psikologi UNM ini, sebagai kegiatan yang diharapkan dapat mengumpulkan informasi dan data penting dari para kepala sekolah, bagaimana pelaksanaan BDR itu, baik berupa daring (online) maupun luring (offline), sekaligus juga sebagai bahan evaluasi pelaksanaan BDR di Sulawesi Selatan.

Sebelum mempersilahkan satu per satu kepala sekolah untuk memaparkan kendala dan tantangan yang dihadapi selama pandemic covid-19, Prof Jufri melakukan absensi kepada para peserta monev.

Baca Juga : Disdik Sulsel Genjot Kualitas Guru Lewat GTK Andalan Academy dan Sertifikasi Relawan Anti Narkoba

Prof Jufri mempersilahkan sekolah yang berada di remot area sebagai prioritas pertama untuk melaporkan berbagai permasalahan yang dihadapinya dan bagaimana solusi yang dilakukan dalam rangka kelangsungan pembelajaran di masa pandemic covid-19.

Dimulai persekolah di Kabupaten Selayar. Di daerah ini yang masuk SMA remot area adalah SMAN 4 Selayar, tapi karena signal timbul tenggelam, dialihkan ke SMAN 1 Selayar. Sekolah yang ada di Kota Benteng Selayar ini seperti yang dikemukakan Kepala SMAN 1 Selayar, pelaksanaan BDR belangsung lancar.

Usai menyisir persekolahan di Selayar, Prof Jufri beralih ke Kabupaten Pangkep. Di sana ada SMAN 15. Di sekolah ini lagi-lagi tak bisa terhubung, dialihkan ke SMAN 17 Pangkep yang memang masih dalam remot area.

Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding Pegawai Dinas Pendidikan Sulsel, Tekankan Pentingnya Berkendara Aman

Kepala SMAN 17 Pangkep melaporkan bahwa proses pembelajaran dari rumah ini berlangsung sesuai kondisi alam di Kecamatan Liukang Tanganya. Pembelajaran BDR ini, kata kepsek SMAN 17 Pangkep, berlangsung daring dan luring.

“Kami padukan dengan online dan offline,” katanya.

Offline dilakukan dari door to door, bahkan guru-gurunya menyeberang ke pulau lainnya untuk memberikan pembelajaran. Di kecamatan ini, kebetulan memang tidak ada atau dinyatakan bebas covid-19, kata Kepsek SMAN 17 Pangkep.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Fokus Benahi Infrastruktur Pendidikan, 243 Sekolah Direhabilitasi Tahun Ini

Selain masalah jaringan, kendala yang dilaporkan Kepsek SMAN 17 Pangkep ini adalah tidak semua siswanya memiliki HP android.

Usai mengunjungi sekolah di pulau, Prof Jufri mengarahkan perhatiannya ke sekolah yang ada di pegunungan. Kali ini ia memilih SMAN 28 Bone. Sekolah yang berada di Kecamatan Ponre ini melaporkan kalau pembelajaran BDR dilakukan secara daring dan luring.

Untuk pembelajaran luring, kata Kepsek SMAN 28 Bone dilakukan di sejumlah pos yang telah dibentuk sebelumnya. Setiap pos rutin dikunjungi guru-gurunya, setiap pos biasayanya meliputi 7 desa atau lebih.

Tidak melulu sekolah yang ada di daerah terpencil. Sebab Prof Jufri juga melakukan kontak dengan sekolah yang ada di kota. Seperti SMAN 2 Makassar dan SMAN 2 Enrekang.

Di SMAN 2 Enrekang misalnya, BDR berlansung lancar dengan memakai dua versi, daring dan luring. Sekolah yang memiliki jumlah siswa 900-an orang ini melaksanakan pembelajaran online 90 persen, dan 10 persen luring atau offline.

“Setiap minggu siswa yang 10 persen itu datang ke sekolah untuk menerima pelajaran atau tugas sekaligus menyetor tugas yang telah diberikan,” tutur Kepsek SMAN 2 Enrekang, Sukayono.

Tak hanya sekolah negeri, Prof Jufri juga ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan BDR di sekolah swasta, yang dituju adalah SMA Sion Makassar dan SMA Islam Athira Makassar. Bahkan di akhir acara, Kepala SMA Islam Athira diberikan kesempatan untuk menyampaikan best practice pembelejaran BDR di masa pandemic covid-19.

Selama penyampaikan laporan dari para kepala sekolah, Prof Jufri tak berkeming dari tempat duduknya. Ia betul-betul ingin mendapatkan informasi dan data secara akurat dari tangan pertama, yaitu kepala sekolah atau guru kendati lewat virtual.

Hal yang sama juga dilakukan pada sesi dua dengan para Kepala SMK dan SLB negeri dan swasta se Sulawesi Selatan.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 September 2026 11:34
Kerjasama UNM-Perpusnas, 300 Mahasiswa KKN Tematik Bawa Misi Perkuat Literasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar resmi melepas 300 mahasiswa KKN tematik literasi ke 4 Kabupaten. Total mahasiswa KKN yang...
Makassar03 September 2026 10:06
UNM dan Disdik Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Literasi Digital, AI, dan Pengembangan Media Pembelajaran Muatan Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pusat Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran LPMP2 UNM Bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar mewadahi Workshop Terpa...
Video02 September 2026 21:42
VIDEO: Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur Bank Indonesia, Masa Jabatan 5 Tahun
SULSELSATU.com – Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 2 September 2026. Menggantikan Perry Warjiyo yang mengun...
Hukum02 September 2026 19:41
Sidang Dugaan Penganiayaan di PN Sungguminasa Ditunda, LBH Anak Rakyat Sebut Saksi Mangkir
SULSELSATU.com, GOWA – Sidang perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang melibatkan Tenriani sebagai terduga pelaku di Pengadilan Negeri (...