SULSELSATU.com, Pyongyang – Ri Sol Ju, istri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sudah setahun lebih tidak muncul ke publik. Wanita 23 tahun itu terakhir terlihat mendampingi suaminya pada acara kenegaraan, tahun lalu.
Ri terlihat terlihat duduk di sebelah Kim di Teater Samjiyon Pyongyang untuk pertunjukan Hari Tahun Baru Imlek yang berlangsung pada 25 Januari 2020.
Fakta ini membuat beberapa analis bertanya-tanya apa yang terjadi pada sang ibu negara. Sebelum dia menghilang dari media pemerintah , Ri adalah istri pemimpin Korea Utara yang berulang kali muncul di samping suaminya di depan umum.
Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara
Para ahli sekarang mengatakan bahwa statusnya yang hilang menunjukkan bahwa Kim tidak lagi peduli untuk terlihat seperti “pemimpin dunia normal”.
“Korea Utara telah cukup menekankan bagaimana Kim Jong Un adalah pemimpin negara biasa yang membawa istrinya ke acara,” kata Lim Eul-chul, seorang profesor studi Korea Utara di Universitas Kyungnam.
“Tapi sekarang, bagi Pyongyang, masalah ekonomi dan pencapaian nyata – bukan formalitas atau citra – yang paling penting dan mendesak.”
Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir
Analis juga mengatakan bahwa publik harus skeptis terhadap rumor bahwa kesehatan Ri sedang memburuk atau dia telah dibersihkan. Bagaimanapun, Ri menghilang dari mata publik selama berbulan-bulan dan tanpa penjelasan apa pun.
“[Hilangnya] bisa jadi karena COVID-19. Sebagai seorang ibu dengan anak kecil, berpartisipasi dalam kegiatan publik berisiko berpotensi menularkan,” kata Hong Min, direktur divisi penelitian Korea Utara di Korea Insitute for National Unification (KINU).
Media pemerintah Korea Utara pertama kali memperkenalkan Ri Sol Ju pada Juli 2012, dengan dia muncul di acara publik lebih dari 100 kali sejak itu.
Baca Juga : Kim Jong Un Perintahkan Angkatan Bersenjata Miliknya Musnahkan Korea Selatan
Namun para ahli mengatakan bahwa satu-satunya penampilan publik Ri di tahun 2020 adalah di Teater Samjiyon, dan mereka hanya bisa menebak mengapa hal itu bisa terjadi.
“Perubahan dalam situasi urusan luar negeri bisa mempengaruhi hilangnya Ri,” kata Hong kepada NK News. “Ketika ada beberapa KTT dengan negara lain, peran Ri yang secara universal diharapkan sebagai ibu negara meningkat. Tapi sekarang, diplomasi semuanya terhenti.”
Ri menemani suaminya selama puncak diplomasi Korea Utara pada 2018, ketika Kim bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan istrinya, Kim Jung-sook, di Pyongyang.
Baca Juga : PT Bumi Karsa Dirikan Posko Mudik, Bentuk Peduli Keselamatan dan Kenyamanan Para Pemudik
Ri juga pergi ke Beijing bersama suaminya pada Maret 2018 untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, dan menyapanya lagi di Pyongyang pada Juni 2019. Semua kunjungan diplomatik ini bersama perjalanannya yang lain dengan Kim Jong Un, seperti kunjungan ke Zona turis Wonsan-Kalma Korea Utara.
Editor: Midchal
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar