SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pandemi COVID-19 tak kunjung reda, dukungan dan support dibutuhkan dalam memberantas peredaran virua mematikan itu.
Sebagai upaya mendukung pemerintah membatasi peredaran COVID-19, PT Pegadaian akan menggunakan alat tes Corona buatan anak bangsa.
Pegadaian yang juga BUMN itu sudah memesan alat deteksi COVID-19 hasil pengembangan para peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), yakni GeNose C-19.
Sejumlah lima belas Alat GeNose C-19 diserahkan secara simbolis oleh Rektor UGM Prof Panut Mulyono, yang diterima secara langsung oleh Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) optimis, bahwa GeNose dapat membantu Pegadaian untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di lingkungan perusahaan. Kuswiyoto mengaku kagum terhadap inovasi karya anak bangsa dalam bidang kesehatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UGM yang telah menciptakan alat yang sangat luar biasa ini, serta telah memberikan kesempatan bagi Pegadaian sebagai salah satu BUMN yang dapat segera menggunakan GeNose. Nantinya alat ini akan digunakan tidak hanya untuk karyawan, tapi juga masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kuswiyoto secara virtual, Senin (8/2/2021).
Baca Juga : Pemerataan Ekonomi Nasional, Holding Ultra Mikro BRI Jangkau Jutaan Pelaku Usaha dan Nasabah Tabungan
Kuswiyoto mengatakan pihaknya secara konsisten melakukan tes kepada seluruh karyawannya.
“Saya yakin, keberadaan GeNose bisa membantu Pegadaian melakukan efisiensi biaya terkait percepatan deteksi dini bagi karyawan yang terinfeksi,” tambah Kuswiyoto.
Sementara itu Rektor UGM, Prof Panut Mulyono, berharap, GeNose bisa bekerja maksimal dan akurat serta bermanfaat bagi banyak orang.
Baca Juga : Bank Emas Pegadaian Diluncurkan, Direktur Utama BRI Sebut Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
“Kami berharap GeNose bisa membantu screening dan memisahkan antara orang-orang yang sehat, dengan orang yang terinfeksi Covid-19. Hal ini tentu baik dilakukan demi menciptakan rasa aman, nyaman dan meningkatkan produktivitas yang akan turut meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan,” ucap Panut.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar