Logo Sulselsatu

Jangan Kaget! Imbas Pandemi Covid, Pengangguran dan Kemiskinan di Parepare Meningkat

Asrul
Asrul

Rabu, 10 Februari 2021 20:23

Ilustrasi
Ilustrasi

SULSELSATU.com, Parepare – Pandemi Covid-19 di Kota Parepare berpengaruh pada angka pengangguran dan kemiskinan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare merilis ada peningkatan pengangguran dan kemiskinan sejak tahun 2019 hingga 2020.

“Tingkat pengangguran di Kota Parepare tahun 2019 yaitu 6,17 persen, ada peningkatan di tahun 2020 yaitu 7,14 persen. Begitupun angka kemiskinan, tahun 2019 warga miskin berjumlah 7.620 jiwa atau 5,26 persen. Naik di tahun 2020 dengan jumlah 7.960 jiwa atau 5,44 persen,” jelas Kepala BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu, Rabu (10/2/2021).

Menurut Guruh Wahyu, peningkatan warga miskin dan pengangguran dipengaruhi situasi ekonomi dan pembatasan aktivitas masyarakat selama pandemi Covid-19. Sehingga warga yang rentan miskin jadi miskin, serta terjadi pengurangan usaha dan pemutusan kerja.

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

“Struktur ekonomi Parepare bergantung pada layanan jasa, seperti kesehatan, perbankan dan pariwisata. Karena itu, kebijakan pemerintah mesti dipacu, hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengatakan, Pemerintah Daerah saat ini melakukan langkah prioritas bagi pengembangan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, salah satunya percepatan pekerjaan fisik demi menunjang ekonomi para buruh dan pelaku usaha.

Pelaksanaan pekerjaan fisik dapat menunjang ekonomi bagi para buruh bangunan dan pelaku ekonomi yang berkaitan. Pemkot Parepare mengandalkan tiga sektor pembangunan, yaitu Kesehatan, Pendidikan dan Pariwisata.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Jadi Solusi Pemkot Tekan Laju Inflasi di Parepare

Jika diakumulasikan selama tujuh tahun kepemimpinannya, angka kemiskinna Kota Parepare turun. Sejak tahun 2014 berada di angka 5,88 persen dan pada tahun 2020 turun menjadi 5,26 persen.

Begitupun pada sektor partisipasi angka kerja di Parepare, pada tahun 2014 di kisaran 60,62 persen dan tahun 2020 meningkat menjadi 63,27 persen. Untuk angka pengangguran terbuka juga menampakkan penurunan dari tahun 2014, yaitu diangka 7,06 persen dan tahun 2020 di angka 6,42 persen.

Penulis: Andi Fardi

Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir

Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...