Logo Sulselsatu

KASN Perintah Batalkan Lelang Jabatan Pemkot Makassar

Asrul
Asrul

Jumat, 19 Februari 2021 19:07

Walikota Makassar Terpilih, Danny Pomanto dan Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, bertemu di Balaikota, Senin (15/2/2021). Pertemuan ini sekaligus membahas rencana pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih.
Walikota Makassar Terpilih, Danny Pomanto dan Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, bertemu di Balaikota, Senin (15/2/2021). Pertemuan ini sekaligus membahas rencana pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

SULSELSATU.com, Makassar – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memerintahkan agar Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin membatalkan proses lelang jabatan eselon 2 di Pemkot Makassar. Dikarenakan cacat prosedural.

Surat itu berisi enam poin penjelasan. Yang menguatkan rekomendasi pembatalan lelang jabatan tersebut.

Poin itu antara lain, Pj Walikota atau pansel belum berkoordinasi dengan Kepala Daerah terpilih hasil Pemilukada, saat lelang dibuka. Koordinasi tersebut berkaitan dengan kelancaran dan kesinambungan dalam pelaksanaan pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga : Angka Kejahatan Menurun, Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Apresiasi Kapolres Takalar

Poin lainnya, adalah tahap pendaftaran dan penerimaan berkas yang dilakukan hanya dalam satu hari kerja.

“Berkaitan dengan hal tersebut di atas kami menyampaikan kepada Saudara untuk membatalkan pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Makassar karena terdapat data dan informasi tidak sesuai dengan peraturan perundangan serta tidak sesuai dengan ketentuan pada rekomendasi KASN Nomor: B-598 / KASN / 02/2021 tanggal 3 Februari 2021,” demikian bunyi rekomendasi dalam surat tersebut yang diteken Ketua KASN Agus Pramusinto.

Terpisah, Sekretaris BPKSDMD Pemkot Makassar, Basri, belum mengomentari surat KASN ini. Saat coba dikonfirmasi, Basri tidak merespon panggilan telepon Sulselsatu.com.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Ketua DPRD Makassar Sudah Prediksi Lelang Jabatan Eselon 2 Cacat Prosedural

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo.

Jauh-jauh hari, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Rudianto Lallo, sudah mewanti-wanti agar lelang jabatan itu dihentikan. Ia mengatakan lelang jabatan Pemerintah Kota Makassar terkesan sangat dipaksakan.

Baca Juga : Sosok Legislator Muda Paling Humanis dan Responsif, Rudianto Lallo Raih Penghargaan KWP Award 2026

“Proses lelang ini sangat-sangat dipaksakan dan memunculkan banyak pertanyaan,” kata Rudianto Lallo, Senin (8/2/2021) lalu.

Menurutnya, lelang jabatan tersebut berpotensi cacat prosedural. Rudi mengatakan bila dirinya adalah ASN maka tak akan mengikuti lelang jabatan tersebut.

“Saya tidak akan ikut karena ini ada masalah, pasti akan menggugurkan proses dan hasilnya,” ungkapnya.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...
Ekonomi02 Mei 2026 19:37
OJK Perkuat Ketahanan Industri Keuangan Digital Nasional Hadapi Ancaman Siber
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
News02 Mei 2026 19:21
BRI Peduli Rayakan Hardiknas dengan Edukasi Literasi Keuangan untuk Siswa SD di Bandung
BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan kegiatan edukatif d...