Logo Sulselsatu

Pantau Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran, Plt Gubernur Sulsel Akui Was-was Masyarakat Abai Prokes

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 03 Mei 2021 20:34

Pantau Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran, Plt Gubernur Sulsel Akui Was-was Masyarakat Abai Prokes

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Purbo Prastowo, melakukan sidak di beberapa titik pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Senin, (03/05/2021).

Penyidakan dilakukan karena membludaknya masyarakat yang berbelanja di mall tanpa menaati protokol kesehatan (prokes).

Andi Sudirman yang menyusuri beberapa kios menemukan beberapa pengunjung yang tidak mengenakan masker. Dirinya pun lantas membagikan masker serta memberikan imbauan.

Baca Juga : Andi Sudirman Sulaiman Masuk Jajaran Gubernur Terpopuler 2021 Versi Indonesia Indicator

“Jaga jarak ta. Gunakan selalu maskernya. Seluruh penjual, harus mengikuti protokol kesehatan, jangan ada pengunjung yang menumpuk di dalam, harus menjaga jarak dan mengantri,” katanya

Sponsored by MGID

Lebih lanjut, Sudirman mengatakan membludaknya masyarakat yang berbelanja di mall membuat dirinya khawatir akan dampak dari kerumunan tersebut. Apa lagi tidak memakai masker.

“Para pemilik kios, bahwa perlu kita sampaikan kemarin, pasar ini terlalu padat dan viral. Kami khawatir dan was-was, apalagi Covid-19 masih ada,” ujarnya melalui pusat sumber suara di Pasar Butung.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Tunjuk Anak Mentan Sebagai Plt Kadis Ketapang

Untuk itu, Sudirman meminta masyarakat tidak abai di tengah pandemik COVID-19.

“Jika konternya luas 3×4, maka 2-3 orang saja yang masuk pembeli. Jika penjual perhiasan atau pernak-pernik, pembeli di depan harus tetap menjaga jaraknya, mengantri. Jangan numpuk-numpuk jadi sesak,” pintanya.

Ia menyarankan pihak pengelola membatasi pengunjung sekitar 500 orang saja. Sehingga, lebih mudah dikontrol dalam protokol kesehatan.

Baca Juga : Vaksinasi Sulsel Capai Per 69,57 Persen, Plt Gubernur Sulsel Optimistis Target 70 Persen Tercapai

“Saya minta tolong supaya tempat ini tidak ditutup, kami minta kerjasama dari pihak pengelola dan penjual, karena konsekuensinya ini pengelola dan penjual. Pihak sekuriti, harus membatasi pengunjung, (melebihi kapasitas) ada yang keluar baru boleh ada yang masuk lagi. Kita tegaskan, jadi tiga (pengunjung) keluar, tiga orang boleh masuk lagi,” jelasnya.

“Insya Allah, kita sama-sama berkolaborasi bagaimana ekonomi tetap jalan. Kami pertegas tidak ada toleransi, kami meminta pengelola untuk tidak melayani (pengunjung) yang tidak menggunakan masker, yang tidak menjaga jarak, serta selalu menyediakan hand sanitizer dan menjaga kondisi jumlah pengunjung,” pintanya.

Ia juga menginstruksikan pihak Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Baca Juga : Vaksinasi Sulsel Capai Per 69,57 Persen, Plt Gubernur Sulsel Optimistis Target 70 Persen Tercapai

Usai kunjungan di Pasar Butung, Andi Sudirman kembali berkunjung di Mall Panakkukang. Di sana tampak Andi Sudirman melihat kondisi yang sudah mulai membatasi pengunjung. Ia pun berharap agar kondisi ini bisa tetap dipertahankan, sehingga mencegah penyebaran virus corona.

“Pertahankan kondisi ini. Jika ada yang keluar, baru bisa masuk. Mau buka (mall/pasar) silahkan, yang penting kondisi membatasi pengunjung tetap dipertahankan, dan sekuriti di depan menjaga dengan ketat,” tegasnya.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama mematuhi protokol kesehatan yang ada, karena ini untuk kepentingan kita bersama. “Jangan dianggap sepele,” pesannya.

Baca Juga : Vaksinasi Sulsel Capai Per 69,57 Persen, Plt Gubernur Sulsel Optimistis Target 70 Persen Tercapai

Sementara, Pengelola Pasar Butung, Baharuddin, mengatakan, pihaknya akan mengingat imbauan Plt Gubernur Sulsel. Khususnya dalam membatasi kunjungan dari masyarakat.

Hal yang sama disampaikan pengelola Mall Panakkukang, Joni. Ia mengatakan, pihaknya akan membatasi masyarakat yang masuk dengan maksimal 3.300 orang.

Editor : Jahir Majid

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi27 Januari 2022 16:06
Mengenal Embrio, Strategi BRI Ciptakan Talenta Digital Inovatif dan Tangguh
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tidak hanya dari aspek teknologi, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) juga memegang peranan penting dalam menjawab tanta...
Video27 Januari 2022 16:06
VIDEO: Anggota DPR RI Irma Tegur Menkes, Minta Diperhatikan Saat Bicara
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan saat Anggota DPR RI Irma Suryani Chaniago menegur Menteri Kesehatan Budi Gunadi. Irma meminta Mente...
Hukum27 Januari 2022 16:02
Polisi Usut Kasus Mafia Tanah Malah Dipraperadilankan, BPN Komitmen Berantas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan komitmen untuk memberantas praktik mafia tanah di Kota Makassar. Salah sat...
Sponsored by MGID
Berita Utama27 Januari 2022 15:32
PGRI Jeneponto Desak Pelaku Penganiayaan Guru SMP Yang Tegur Siswa Merokok Diusut
SULSELSATU.com, Jeneponto – Kasus penganiayaan yang menimpa Guru SMP Negeri 3 Binamu Jeneponto Inisial MSL (43), kini mendapat perhatian dari Pe...