Logo Sulselsatu

Audiens ke Walikota Danny, MCC Gagas Aturan Jalur Pesepeda di Makassar Hingga Rencana Gowes to Toraja

Midkhal
Midkhal

Selasa, 22 Juni 2021 14:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MakassarKomunitas Pesepeda Makassar Cycling Club (MCC) melakukan audiens ke Walikota Makassar, Danny Pomanto, Selasa (22/6/2021). Audiens ini dilakukan MCC untuk menyampaikan beberapa masukan kepada Danny selaku pengambil kebijakan pemerintah di Kota Makassar.

Pertama, MCC memberi masukan perihal aturan dan jalur untuk pesepeda di Kota Makassar. Terutama untuk menunjang ketertiban berlalulintas.

“Saran yang kami berikan diantaranya pemintaan Petugas Satpol PP di setiap perempatan jalan yang ada di kota Makassar. Untuk mengawasi dan menegur para pesepeda yang tidak mengikuti aturan dan juga dapat membantu petugas dari kepolisian dan Dishub dalam menjalankan tugasnya,” papar Ketua MCC, Liem Tjong San.

Baca Juga : MCC Kukuhkan Pengurus Terpilih Periode 2021-2023

Usulan penempatan Satpol PP itu sebagai langkah jangka panjang. Ada juga usulan jangka pendek. Yakni Pemkot Makassar diharapkan mempercepat penggalian serta perbaikan jalan-jalan yang berlubang.

“Seperti misalnya dibuatkan jalan tembus dari CPI menuju Tanjung Bunga (Samping SPBU TSM) sehingga teman-teman komunitas sepeda bisa melakukan kegiatan bersepeda tanpa menganggu kendaraan bermotor di jalan raya,” lanjut Ketua MCC yang akbar disapa Om San ini.

Usulan lainnya, lanjut Om San, adalah dibuat rute sepeda skylane seperti yang ada di Thailand. Hanya saja jaraknya tidak perlu jauh-jauh. Cukup 10 kilometer saja.

Baca Juga : Semarak HUT Kemerdekaan RI, MCC Gowes 76 Kilometer

“Rute tersebut bisa dijadikan objek pariwisata baru dan memberi ruang untuk usaha-usaha. Seperti cafe, restoran bahkan penginapan,” demikian Om San.

Sementara itu Humas MCC, Anggiat Sinaga menambahkan, MCC juga akan mengadakan Gowes to Toraja. Dalam rangka promo pariwisata.

“Saran dan masukan yang kami berikan merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga Kota Makassar. Karena tujuan didirikannya MCC pada tahun 1993 ini bukan lifestyle. Tapi komunitas yang mengutamakan healthy life agar masyarakat bisa lebih bugar dan sehat,” tutup Anggiat.

Baca Juga : MCC Beri Bantuan Korban Kebakaran Jalan Muhammad Tahir Makassar

Walikota Makassar Danny Pomanto mengapresiasi masukan MCC. Ia mengatakan bahwa, Pemerintah Kota Makassar menyambut baik dan akan menindak lanjuti masukan MCC.

“Perlu diketahui bersama bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini sedang menyusun rute sepeda yang aman bagi masyarakat. Sehingga makin banyak warga Kota Makassar yang minat bersepeda tentu dengan protokol kesehatan yang berlaku serta harus ikut taat dalam berlalu lintas,” demikian Danny.

Audiens ini juga dihadiri pesepeda MCC lainnya. Seperti Dewan Penasehat MCC Pieter Witono, Sekretaris MCC Rusdy, dan beberapa anggota seperti Hamzah, Malik, Asnur dan Wira.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...