Logo Sulselsatu

BNNP Sulsel Musnahkan 112 Kilogram Narkoba

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 28 Juni 2021 23:16

BNNP Sulsel Musnahkan 112 Kilogram Narkoba

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) memusnahkan barang narkotika yang berhasil disita sepanjang tahun 2021.

Pemusnahan itu disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Kepala BNNP Sulsel Ghiri Prawijaya mengatakan, sepanjang 2021 pihaknya telah mengamankan 112 kilogram narkoba yang terdiri dari 10.351 gram sabu, 3.035 narkotika sintetis dan 3.283 gram.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Sampaikan Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Kadis Pertanian Sulsel Andi Ardin Tjatjo

Adapun kasus narkoba terbesar di Sulsel terjadi di Kabupaten Wajo dengan barang bukti sabu seberat 98 kilogram.

Sponsored by MGID

“Kalau hitung kilo itu sedikit. 1 gram saja bisa dipakai pake 4-5 orang. Jadi kita bisa menyelamatkan sekitar 520 ribu orang,” ujar Ghiri di kantor Gubernur Sulsel.

Kata dia, barang terlarang yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Perjuangan Seorang Warga untuk Dapatkan Vaksin

“Itu hanya Mei Juni saja, hanya 3 bulan terakhir,” katanya

Dia mengaku, pihaknya berhasil memutus 9 jaringan narkoba. Mereka membawa narkoba dari Kalimantan dan Sumatera lewat jasa ekspedisi.

Penangkapan dilakukan atas kerjasama BNN dengan Polda dan Bea Cukai.

Baca Juga : Andi Sudirman Sulaiman Buka Kejuaraan Panahan Se-Sulawesi Selatan Gubernur Cup

“Dia beli lewat ekspedisi, beli dari Sumatera, Riau masuk ke sini. Ada lewat laut. Kita diberitahu oleh ekspedisi jadi jangan coba-coba lewat ekspedisi pasti ketahuan,” sebutnya

Dari hasil pemeriksaan, diketahui 9 jaringan yang ditangkap merupakan jaringan internasional yang berasal dari Cina. Mereka masuk lewat Malaysia, kemudian Kalimantan baru ke Sulsel.

Ia tak menampik, bisnis narkoba ibarat pepatah, patah tumbuh hilang berganti. Menurutnya, 9 jaringan telah memiliki pabrik yang mampu memproduksi narkoba kurang lebih 10-30 kilogram perharinya.

Baca Juga : Andi Sudirman Sulaiman Buka Kejuaraan Panahan Se-Sulawesi Selatan Gubernur Cup

Bahkan pihaknya juga menangkap dua orang yang diduga mencoba memproduksi tembakau gorilla.

Rencananya, kedua pelaku akan memproduksi sedikitnya30-40 kilogram tembakau gorilla dalam sehari.

“Dia baru berproduksi sekitar satu bulan jadi belum terlalu banyak, masih coba coba. Ada dua tersangka, mungkin banyak dibawahnya tapi kita tangkap yang pemimpinnya,” pungkasnya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Nasional30 Juli 2021 15:52
Catat! Ini Nilai Ambang Batas SKD Seleksi CPNS 2021
SULSELSATU.com, Jakarta - Nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) merupakan nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi ca...
Sulsel30 Juli 2021 15:32
Kabar Gembira! Warga Parepare Pasien Covid Isoman di Rumah Bakal Diberi Tunjangan Uang
SULSELSATU.com, Parepare - Walikota Parepare, Taufan Pawe tengah menggodok pemberian tunjangan atau bantuan dana kepada pasien Covid-19 yang sedang me...
Sulsel30 Juli 2021 15:13
Satgas Covid-19 Jeneponto: Jangan Percaya Hoax Terkait Vaksin!
SULSELSATU.com, Jeneponto - Satuan tugas (Satgas) Covid-19 menggelar sosialisasi Sosialisasi Percepatan Vaksinasi Covid 19 dan PPKM Mikro di Aula Kant...
Sponsored by MGID
Nasional30 Juli 2021 14:53
Kemenag Benarkan Arab Saudi Gelar Ibadah Umrah di Agustus 2021
SULSELSATU.com, Jakarta - Khoirizi meminta penjelasan dari Dubes terkait edaran Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengenai rencana pembukaan penye...