Logo Sulselsatu

Parepare Ditunjuk Sebagai Lokus Penanganan dan Pencegahan Stunting Nasional

Midkhal
Midkhal

Jumat, 16 Juli 2021 10:37

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Makassar – Kota Parepare ditetapkan menjadi Lokasi Fokus (Lokus) penanganan dan pencegahan stunting tahun 2022. Itu berdasarkan SK Menteri PPN/Bappenas Nomor 21 Tahun 2021.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha usai mengikuti Rapat Koordinasi Konvergensi Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Dalam Penanganan Stunting Terintegrasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Claro, Makassar, Kamis, 15 Juli 2021.

Dede mengemukakan, dalam SK sebelumnya telah ada penetapan Lokus sebanyak 460 Kabupaten Kota untuk tahun 2021. Parepare sendiri masuk dalam perluasan Lokus untuk tahun 2022 berdasarkan SK tersebut.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, Jangkau 5.000 Keluarga Berisiko

“Oleh karena itu menindak lanjuti SK tersebut, Kota Parepare telah menetapkan Lokus Kelurahan prioritas pencegahan dan penanganan stunting tahun 2022,” ungkap Dede.

Berdasarkan SK Wali Kota Parepare Nomor 595 Tahun 2021 ditetapkan Lokus Kelurahan yakni Kelurahan Tirosompe, Kelurahan Mallusetasi, Kelurahan Lumpue, Kelurahan Ujung Baru, dan Kelurahan Bumi Harapan.

“Lima Kelurahan ini ditetapkan sebagai Lokus untuk tahun 2022 berdasarkan analisa situasi (Ansit) yang difasilitasi oleh Tim Iney Bangda Regional 5 Makassar, berdasarkan 20 cakupan indikator,” terang Dede.

Baca Juga : Komitmen Tekan Stunting, Bupati Gowa Ajak Lintas Sektor Sosialisasi Cegah Kawin Anak

Penetapan Lokus itu, kata dia, tentunya akan menguatkan Pemerintah dalam upaya konvergensi penurunan stunting melalui dukungan pembiayaan baik bersumber dari APBD maupun APBN (DAK fisik maupun non fisik). “Tujuannya untuk menjamin setiap keluarga 1000 hari pertama kelahiran (HPK) mendapatkan program intervensi spesifik dan sensitif,” kata Dede.

Sementara dalam Rakor di Hotel Claro, menurut Dede, lebih banyak pada evaluasi terharap Kabupaten Kota yang telah Lokus pada tahun 2021. Itu melalui pemaparan, diskusi dan pameran yang menunjukkan konsistensi dan peran daerah dalam menurunkan angka stunting di wilayah masing-masing.

Parepare mewakili Lokus kategori “Kota” dalam pemaparan di Rakor tersebut. Dede yang mewakili Parepare memaparkan kesiapan lima Lokus dimaksud.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Kolaborasi Tangani Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Lewat Bakti Sosial DWP

Dede memaparkan mulai dari dukungan dan komitmen Kepala Daerah dalam hal ini Wali Kota melalui SK yang telah terbit hingga dukungan pembiayaan baik bersumber dari APBD maupun APBN (DAK) yang sementara ini masih dalam tahap pengusulan di aplikasi Krisna. Itu untuk DAK fisik maupun aplikasi berbasis web di Kementerian untuk penerima DAK non fisik stunting.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Fardi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum20 April 2026 23:26
Putra Bupati Jeneponto Dipolisikan Usai Diduga Aniaya Pacarnya di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Putra Bupati Jeneponto berinisial RP (21) dilaporkan ke polisi usai diduga menganiaya pacarnya berinisial ND di Kota ...
Video20 April 2026 23:12
VIDEO: Anggota DPR Usulkan Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
SULSELSATU.com – Anggota Komisi IV DPR RI Melati mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) terkait pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL) . ...
Makassar20 April 2026 22:11
Perumda Makassar Gandeng ESDM Sulsel Amankan Pasokan Air di Tengah Ancaman El-Nino
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar rapat koordinasi strategis bersama Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi ...
Video20 April 2026 22:04
VIDEO: Prabowo Libatkan Dosen dalam Proyek Giant Sea Wall, Perkuat Riset Nasional
SULSELSATU.com – Mendikti Saintek Brian Yuliarto menemui Presiden RI Prabowo Subianto. Pertemuan berlangsung dalam rapat terbatas di Istana Kepr...