Logo Sulselsatu

Biden Umumkan Berakhirnya Misi Tempur Pasukan AS di Irak

Midkhal
Midkhal

Selasa, 27 Juli 2021 14:52

Presiden AS Joe Biden, kanan, berbicara saat Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi, kiri, mendengarkan selama pertemuan mereka di Oval Office Gedung Putih di Washington, 26 Juli 2021. (AP Photo/Susan Walsh)
Presiden AS Joe Biden, kanan, berbicara saat Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi, kiri, mendengarkan selama pertemuan mereka di Oval Office Gedung Putih di Washington, 26 Juli 2021. (AP Photo/Susan Walsh)

SULSELSATU.com, Washington – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengumumkan berakhirnya misi tempur di Irak akhir pada tahun 2021. Fokus utama AS saat ini adalah membantu militer Irak, tapi tidak dalam peperangan.

Namun Biden tidak mengatakan apakah dia berencana untuk mengurangi jumlah pasukan di Irak, yang sekarang sekitar 2.500 orang.

Bahkan sebelum Biden menjabat, fokus utama AS adalah membantu pasukan Irak, bukan berperang atas nama mereka.

Baca Juga : Kontras Geopolitik 2 Negara Adikuasa yang Seteru di Perang Rusia-Ukraina

Pengumuman itu muncul setelah keputusan Biden untuk menarik diri sepenuhnya pasukan dari Afghanistan. Setelah hampir 20 tahun AS melancarkan perang di Afghanistan.

Perang di Afghanistan dan Irak telah membebani militer AS. Sehingga tak bisa mencurahkan lebih banyak perhatian pada kebangkitan China, yang oleh pemerintahan Biden disebut sebagai tantangan keamanan jangka panjang terbesar.

Biden mengatakan militer AS akan terus membantu Irak dalam memerangi kelompok ISIS. Bantuan itu difokuskan pada pelatihan, nasihat dan berbagi intelijen.

Baca Juga : Mengejutkan! Biden Diam-diam Kunjungi Ukraina di Tengah Invasi Rusia

“Perjuangan bersama kami melawan ISIS sangat penting untuk stabilitas kawasan dan operasi kontraterorisme kami akan terus berlanjut, bahkan saat kami beralih ke fase baru yang akan kami bicarakan,” kata Biden.

Selama bertahun-tahun, pasukan AS telah memainkan peran pendukung di Irak dan di negara tetangga Suriah, yang merupakan asal dari kelompok Negara Islam yang menyapu perbatasan pada tahun 2014 dan merebut sebagian besar wilayah Irak, mendorong AS untuk mengirim pasukan kembali ke Irak yang tahun.

Dan Caldwell, seorang penasihat senior untuk Veteran Peduli untuk Amerika, mengatakan pasukan AS akan tetap dalam bahaya selama di Irak.

Baca Juga : Rebut Suara Muslim, Capres AS Kutip Hadits Nabi

“Terlepas dari apakah pengerahan mereka disebut misi tempur, pasukan AS akan tetap berada di bawah serangan reguler selama mereka tetap berada di Irak,” kata Caldwell dalam sebuah pernyataan.

“Kehadiran militer Amerika di Irak tidak diperlukan untuk keselamatan kita dan hanya berisiko hilangnya lebih banyak nyawa orang Amerika,” katanya lagi.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki menolak mengatakan berapa banyak tentara yang akan tetap berada di Irak pada akhir tahun.

Baca Juga : Survei Pilpres AS, Mantan Wapres Obama Kalahkan Donald Trump

“Jumlahnya akan didorong oleh apa yang dibutuhkan untuk misi dari waktu ke waktu, jadi ini lebih tentang pindah ke kapasitas yang lebih menasihati dan melatih dari apa yang kami miliki selama beberapa tahun terakhir,” katanya.

Kehadiran pasukan AS telah mencapai sekitar 2.500 sejak akhir tahun lalu ketika Presiden Donald Trump memerintahkan pengurangan dari jumlah 3.000 pasukan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video15 Juli 2026 21:06
VIDEO: BMKG Prediksi El Nino Picu Kemarau Panjang di Makassar hingga Oktober 2026
SULSELSATU.com – Warga Makassar diminta bersiap menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang akibat dampak El Nino. Kepa...
Video15 Juli 2026 20:28
VIDEO: Kuliah Umum Amran di USU Diinterupsi Mahasiswa
SULSELSATU.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta mahasiswa tidak mudah terprovokasi saat memberikan kuliah umum di Universitas Sum...
Hukum15 Juli 2026 20:19
Jaksa Periksa 15 Saksi Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek, Ada Kadisdik Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar telah memeriksa 15 saksi dalam penyelidikan dugaan praktik jual beli jabatan kepal...
Metropolitan15 Juli 2026 18:55
Wajah Baru TPA Tamangapa, Penimbunan Tanah Urug Hilangkan Bau dan Siap Terima Sampah Residu
SULSELSATUcom, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, sudah berubah drastis. Kini tengah mengalami pemben...