Logo Sulselsatu

Kematian Pasien Covid-19 di Parepare Tinggi, Satgas Minta Warga Melapor Jika Bergejala

Midkhal
Midkhal

Selasa, 27 Juli 2021 10:42

Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Rahmawaty Natsier.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Rahmawaty Natsier.

SULSELSATU.com, Parepare – Angka kasus kematian pasien Covid-19 di Kota Parepare terbilang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Buktinya, hanya dalam 3 hari terjadi 4 kasus kematian pasien Covid-19.

Dari 64 pasien yang meninggal dunia pada 22 Juli 2021, menjadi 68 per 25 Juli 2021. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Parepare terus mengedukasi masyarakat agar secepatnya memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan jika merasakan gejala mengarah kepada Covid-19. Agar secepatnya mendapat penanganan.

“Jangan tunggu parah. Jangan tunggu kritis baru diperiksakan,” tegas Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Rahmawaty Natsier, Selasa (27/7/2021).

Baca Juga : Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Mencapai 4.008.062 Orang

Dia mengaku, Puskesmas sudah intens melakukan edukasi agar masyarakat secepatnya memeriksakan diri jika bergejala. “Tapi masyarakat yang memang banyak menolak di bawah ke rumah sakit atau Puskesmas,” ungkap Rahmawaty.

Sponsored by MGID

Dia mencontohkan, Tim Call Centre 112 sudah turun ke rumah masyarakat, namun banyak yang menolak untuk dievakuasi. “Nanti parah baru mereka mau berobat. Itu kan bisa berakibat fatal. Makanya penting menggugah kesadaran masyarakat pentingnya memeriksakan diri secara cepat jika bergejala Covid-19,” harap Rahmawaty.

Rahmawaty mengemukakan, masyarakat jangan takut untuk memeriksakan diri. Karena pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur. Melalui proses rapid test antigen dan PCR. Jika dinyatakan reaktif atau positif, akan dilakukan penanganan sesuai SOP (standar operasional prosedur). Namun jika non reaktif atau negatif, akan diedukasi bagaimana menjaga kesehatan dengan baik.

Baca Juga : Covid-19 Melandai, Plt Gubernur Perintahkan Kontrol BOR Rumah Sakit

Harapan sama diungkap Plt Kepala Dinas Kominfo Parepare Amarun Agung Hamka. Dia menekankan, masyarakat perlu terus diedukasi untuk pemeriksaan dini.

“Angka kasus kematian saat ini cukup tinggi. Setiap hari rata-rata mencapai 2 yang meninggal. Kendalanya, masyarakat tidak periksakan dirinya ketika bergejala. Nanti parah baru ke rumah sakit. Baru ke rumah sakit ketika sudah kritis. Padahal kan sedini mungkin bisa diantisipasi dan ditangani jika masyarakat cepat memeriksakan diri,” imbuh Hamka.

Hingga 25 Juli 2021, terdata 225 kasus aktif terkonfirmasi positif Covid-19 di Parepare. Ada penambahan 60 kasus perhari. Dari 255 kasus aktif ini, 12 orang dirawat di RSUD Andi Makkasau, 5 orang di RS dr Sumantri, dan 7 di RS Fatima. Sementara pasien dalam isolasi mandiri ada 201 orang. Kemudian ada 150 orang kontak erat dan suspect dalam pemantauan.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Pimpin Penyerahan CBP Pemprov Sulsel untuk Warga Terdampak COVID-19

Secara akumulasi ada 68 pasien meninggal dunia dari 2013 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 akumulatif. Dari jumlah itu, sudah 1720 pasien yang sembuh.

Penulis : Andi Fardi
Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar27 September 2021 21:13
Pulihkan Pariwisata Sulsel, Forum Pariwisata Sulsel Bergerak Launching Hastag #KeSulSelmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Forum Pariwisata Sulsel Bergerak melaunching slogan hastag #KeSulSelMi di Kopi Kebun Jalan Racing Center Makassar, Se...
Video27 September 2021 20:57
VIDEO: Badak Bercula Satu Lepas, Tampak Berjalan Santai di Jalan Raya
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan badak bercula satu jalan-jalan di sebuah jalan raya. Dalam video terlihat badak bercula satu tengah...
Makassar27 September 2021 19:46
Kanwilkumham dan Dinsos MoU Pembinaan Warga Lapas, Plt Gubernur Sulsel Harap Ada Sertifikasi Pembinaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Wilayah Kemen...
Sponsored by MGID
Makassar27 September 2021 18:54
Siapkan Simulasi PTM, Pemkot Makassar Pastikan Kondisi Pelajar Sehat Terlebih Dulu
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar tidak mau gegabah menerapkan proses pembelajaran tatap muka (PTM) bagi para pelajar di masa ...