Logo Sulselsatu

Dinkes Makassar Gelar Imunisasi HPV Siswa 12 Tahun Cegah Kanker Serviks

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 11 November 2021 16:03

Kepala Dinkes Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin (dokumen: istimewa)
Kepala Dinkes Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Kota Makassar tengah menggelar imunisasi human papillomavirus (HPV) bagi siswa perempuan Sekolah Dasar yang duduk di bangku kelas 5 dan 6 atau mereka yang berumur 12 tahun sebagai upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Nursaidah Sirajuddin di Makassar, mengemukakan bahwa imunisasi HPV atau vaksin HPV yang sedang berlangsung itu lebih efektif diberikan kepada anak perempuan di usia 9-13 tahun dibandingkan saat setelah menikah dalam mencegah kanker serviks.
“Ini upaya kita mencegah mereka ke depannya agar tidak terkena kanker serviks. Makanya pemerintah menghadirkan imunisasi HPV untuk anak-anak dalam pencegahan kanker serviks,” ujarnya, Kamis (11/11/2021).

Dokter Ida, sapaan akrab Nursaidah Sirajuddin itu mengatakan bahwa kanker serviks menjadi salah satu penyakit dengan pembunuh tertinggi pada perempuan di Indonesia, selain kanker payudara.

Baca Juga : Selaraskan Program, Dinas Kesehatan Kota Makassar Gelar Forum Perangkat Daerah

Pelaksanaan imunisasi HPV sedang berlangsung pada sejumlah SD di Kota Makassar. Jika pun beberapa belum sempat hadir di sekolah pada jadwal pelaksanaan imunisasi, maka diarahkan menuju puskesmas setempat.

Selain itu, pemberian imunisasi difteri dan tetanus khusus untuk kelas 1 dan 2 SD juga tengah berlangsung di seluruh sekolah dasar se-Kota Makassar.

Pemberian semua jenis imunisasi ini ditandai dengan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kota Makassar oleh Unicef bersama Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel.

Baca Juga : Pembangunan RS Jumpandang Mangkrak, Danny: Masalah Hukumanya Harus Tuntas

“Imunisasi ini untuk mencegah kesakitan, kecacatan dan kematian. Ini tugas kita, agar bagaimana kita menyehatkan anak kita sebagai generasi pelanjut. Dengan adanya imunisasi sebagai ikhtiar, ini bisa mencegah kecacatan mereka,” urainya.

Sementara itu, Chief Field Office UNICEF Henky Wijaya memaparkan bahwa adanya program BIAS ini untuk meningkatkan derajat kesehatan anak-anak yang sejalan dengan program pemerintah, mengejar ketertinggalan imunisasi dasar di tingkat anak sekolah yang beberapa tahun terakhir menurun secara signifikan.

“Sudah dua tahun, imunisasi anak sekolah tidak berjalan secara efektif karena pandemi yang mengharuskan anak-anak sekolah dari rumah secara daring,” ujarnya

Baca Juga : Pegawai Dinas PU Makassar Ikut Sosialisasi Skrining Mandiri TB

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 September 2026 15:34
Sampah Jadi Pakan, Pemkot Makassar dan Unhas Bangun Ekosistem Maggot-Ayam Alope
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, membuka ruang kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam pengembangan pengolaha...
News29 September 2026 15:24
Asmo Sulsel Gaungkan Safety Riding di Makassar Bikers Day Fest 2026
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengajak komunitas sepeda motor menjadi teladan dalam menerapkan keselamatan berkendara melalui edukasi saf...
News29 September 2026 15:00
Ketika Lahan Bekas Tambang Menjadi Rumah Kehidupan
Di tengah kawasan operasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, terdapat hamparan hijau Taman Kehati Sawerigading Wallace...
Metropolitan29 September 2026 14:15
Bawa Misi Angkat Kakao Lokal Sulawesi, Coklatana Sabet Makassar Kuliner Award 2026 Meski Baru Berusia 1 Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Coklatana, pelopor oleh-oleh khas Sulawesi berbasis cokelat, dan juga yang merupakan salah satu produk PT Agrinesia R...