Logo Sulselsatu

Cegah Stunting, Pemkot Makassar dan Gojek Gelar Konseling ASI

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 22 November 2021 16:54

Pelatihan konseling pemberian ASI kepada para kader posyandu dan KB untuk wilayah kerja Puskesmas Panambungan, Kota Makassar, Senin (22/11/2021).  (Ist)
Pelatihan konseling pemberian ASI kepada para kader posyandu dan KB untuk wilayah kerja Puskesmas Panambungan, Kota Makassar, Senin (22/11/2021). (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bekerja sama dengan Gojek Indonesia menggelar pelatihan konseling pemberian ASI (air susu ibu) bagi kader posyandu dan KB (keluarga Berencana) untuk mencegah stunting atau kekerdilan di Kota Makassar.

Pelatihan tersebut diawali dari seluruh kader di Puskesmas Panambungang sebagai salah satu lokus utama penanganan stunting di Makassar, Senin.

Kepala Dinas KB Kota Makassar drg Ita Anwar mengatakan pemberian ASI secara eksklusif sejak anak lahir hingga dua tahun sangat berpengaruh terhadap pertumbuhannya, sebab terdapat kolostrum yakni ASI pertama yang keluar dengan kandungan gizi lengkap.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Pemberian kolostrum ini yang masih banyak tidak tahu manfaatnya, termasuk menyusui langsung bayinya padahal jika memerah ASInya dan disimpan ke dalam pendingin, bisa bertahan hingga tiga bulan,” ujarnya.

Maka dari itu, konseling pemberian ASI ini digelar agar para kader lebih aktif melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat.

Ita Anwar mengemukakan di hadapan para kader bahwa setiap kader harus mengawal perkembangan 6-7 orang anak stunting setiap harinya.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Mereka bertanggungjawab atas konsumsi makanan dengan gizi seimbang, termasuk saat pemberian suplemen kepada anak baduta (bayi dua tahun) hingga balita (bayi lima tahun.

“Setiap hari harus dikontrol makannya, harus makan dan diukur tinggi badannya. Ini yang telah kita lakukan di tahun 2020 dan itu berhasil,” ujarnya.

Pelatihan serupa juga akan digelar bagi kader posyandu pada wilayah kerja Puskesmas Barombong lantaran angka stunting di dua wilayah puskesmas tersebut menjadi yang tertinggi di Kota Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

“Kali ini bersama Gojek Indonesia, kita akan lakukan intervensi kepada sekitar 150 orang pada dua wilayah, yakni Kecamatan Mariso dan Tamalate,” ujarnya.

Pada Kecamatan Mariso targetnya sebanyak 52 orang melalui wilayah kerja Puskesmas Panambungang dan Kecamatan Tamalate 98 orang lewat Puskesmas Barombong.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk penyebarluasan buku ‘Konseling Menyusui’ yang ditulis oleh Nurbaya, seorang dosen dari Politekkes Mamuju Sulawesi Barat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

Pada kesempatan tersebut, Senior Manager Public Policy and Government Relations Gojek Sulawesi Mohammad Khomeiny mengemukakan pihaknya senantiasa berupaya untuk mendukung program-program Pemkot Makassar lewat berbagai macam kegiatan kolaborasi.

Beberapa di antaranya seperti pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum serta berupaya menghidupkan UMKM dengan berbagai kegiatan.

“Kami juga terus mengawal program pemerintah, ingin terlibat dalam perbaikan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...