Logo Sulselsatu

Dinkes Makassar Kirim 11 Sampel Diduga Varian Omicron ke Litbangkes Jakarta

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 04 Februari 2022 11:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengirim 11 sampel dari kasus positif Covid-19 untuk diperiksa di Litbangkes Jakarta. Sampel tersebut dicurigai mengarah pada varian Omicron.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Nursaidah Sirajuddin di Balai Kota Makassar, Kamis (3/2/2022). Lalu.

“Sampel sudah dikirim dan masih diteliti Litbangkes. Yang berhak mengumumkan itu Omicron adalah Litbangkes,” ujarnya

Baca Juga : Makassar Terapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berbasis Ulang Tahun

Sampel yang dikirim ke Litbangkes Kemenkes di Jakarta, kata dia, ada 11 sampel. Kini sedang diteliti apakah benar atau tidak varian Omicron. Sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut dari hasil pemeriksaan di Litbangkes Kemenkes RI atas sampel tersebut.

Lebih lanjut, Nursaidah, Omicron memiliki ciri-ciri hampir sama dengan penyakit flu pada umumnya. Hal ini pun sedikit menyulitkan untuk mengidentifikasi warga yang terpapar Omicron.

Untuk itu dia menyarankan supaya warga yang memiliki ciri-ciri seperti flu segera memeriksakan kesehatannya di Puskesmas terdekat.

Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Kesehatan Haji Terbaik di Sulsel

“Gejalanya ringan seperti flu. Jadi saran kami jika mengalami gejala tersebut, kita tes di Puskesmas,” katanya.

Sementara Ketua Tim Epidemiologi COVID-19 Kota Makassar, Ansariadi mengatakan Omicron muncul setelah bermutasi dari virus varian Delta yang sebelumnya dari virus COVID-19.

Meski telah diprediksi serangan virus ini kembali terjadi gelombang ketiga termasuk varian Omicron, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan karena telah menjadi kewajiban, salah satunya mengenakan masker saat beraktivitas.

Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024

Kendati belum ada pengumuman kasus baru Omicron, khususnya di Kota Makassar, tapi telah ditemukan suspek, meski belum bisa dipastikan, pihaknya terus mengingatkan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena penyebarannya sangat cepat dibanding Delta.

Walaupun ada kasus 01 Omicron di Kabupaten Takalar, Sulsel. Pasien terinfeksi dari Pulau Aru, Maluku karena bekerja di sana, lalu dibawanya pulang, kata dia, kasus itu harus menjadi perhatian serius demi pencegahan penyebaran virus.

Salah satu upaya untuk mencegah penularan virus dengan penguatan kekebalan tubuh melalui vaksinasi COVID-19 secara lengkap baik dosis satu, dua hingga vaksin penguat (booster).

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

“Untuk itu, perlu penekanan terhadap upaya vaksinasi bagi masyarakat. Alasannya, orang yang sudah divaksinasi memiliki kekebalan tubuh lebih kuat dibandingkan yang belum divaksin serta bisa menekan angka kematian,” paparnya menekankan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...