SULSELSATU.com, Jeneponto – Sejumlah lahan persawahan di beberapa titik di Kabupaten Jeneponto mengalami kekeringan akibat curah hujan yang rendah.
Untuk mencegah terjadinya gagal panen bagi tanaman Padi milik petani, Wabup Jeneponto, Paris Yasir melakukan konsultasi dengan Pengamat Irigasi dari Balai Pompengan Sulawesi Selatan.
Menurut Paris, Konsultasi ini dilakukan agar memaksimalkan suplay air Kelara Kareloe untuk lahan pertanian.
“Saya minta ke Pengamat irigasi sebagai perwakilan Balai Pompengan untuk mengidentifikasi penyebab berkurangnya suplay air dari irigasi kelara,”ujar Paris Yasir kepada sulselsatu.com, Senin (07/02/2022).
Dari hasil konsultasi tersebut, pihaknya pun turun hari ini membawa alat berat (ekskavator) ke Sungai Kelara Kareloe untuk melakukan pengerukan karena ditemukan adanya pendakalan.
“Jadi hari ini saya fasilitasi alat berat untuk melakukan tindakan pengerukan sedimen di Pelimpah ruas satu Daerah Irigasi ( DI ) kelara kareloe demi mengoptimalkan suplay air irigasi kelara,”katanya.
Pengerukan dilakukan kata Ketua DPD Nasdem Kabupaten Jeneponto ini, dari pukul 09.00 Wita Senin pagi tadi hingga pukul 16.00 wita.
“Diperkirakan sedimen yang di keruk itu berjumlah 100 mobil tongkang,”jelas Paris.
Paris pun berharap agar setelah pengerukan irigasi ini dilakukan, aliran sungai Kelara Kareloe bisa mengalir dengan lancar ke persawahan.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar