Logo Sulselsatu

Nasi Padang Enaknya Makan Pakai Tangan Atau Sendok? Ini Kata Pakar Kuliner Minang

Asrul
Asrul

Sabtu, 05 Maret 2022 12:47

istimewa
istimewa

SULSELSATU.comNasi Padang merupakan salah satu kuliner khas Minang yang populer dan banyak digemari. Berupa nasi putih hangat yang disajikan dengan lauk khas Minang, seperti rendang, aneka gulai, daun singkong rebus, dan sambal hijau.

Biasanya orang akan menyantap nasi Padang memakai tangan langsung. Namun ada juga sebagian orang yang memilih menggunakan sendok dan garpu ala barat saat menyantapnya.

Tak terima ada sebagian orang yang menyantap nasi Padang memakai sendok, YouTuber Arief Muhammad membuat survei di Instagram. Dalam survei tersebut, makan nasi Padang memakai tangan lebih unggul 76% dibandingkan memakai sendok dengan perolehan angka 24%.

Baca Juga : Liburan Stylish dan Canggih Bareng vivo V50 Series

Survei buatan Arief Muhammad ini sampai membuat tagar #pakaitangan viral di Twitter. Ternyata banyak netizen Twitter yang juga menyetujui Arief Muhammad kalau makan nasi Padang lebih nikmat langsung memakai tangan.

Melihat topik hangat seputar cara makan nasi Padang yang viral di Twitter, Reno Andam Suri selaku Pakar Kuliner Minang yang juga penulis buku ‘Rendang Traveler’ ini turut membagikan pendapatnya. Kepada detikFood (5/3/2022), Uni Reno begitu ia kerap disapa memberikan penjelasannya.

“Biasanya kami (orang Minang) memang makan pakai tangan. Karena jari-jari kita bisa sekaligus merasakan tekstur nasi, kuah, juga memilah tulang (ikan dan ayam). Kalau makan gulai cancang yang masih ada tulang2 kecilnya, tentu akan lebih mudah dengan tangan. Juga makan gulai kepala ikan, wah daging-daging ikan yang nyelip nggak terjangkau sama sendok,” ujar Reno Andam Samsuri.

Baca Juga : Kopi Oma Resmikan Cabang Ketiga dengan Konsep Rumah Bergaya Jepang-Industrial

Bagi orang Minang menyantap makanan pakai tangan sudah menjadi kebiasaan. Namun, Uni Reno tidak menyalahkan mereka yang lebih menyukai makan nasi Padang memakai sendok dan garpu.

“Lalu apakah nggak boleh pakai sendok? Inilah hebatnya masakan Padang, bisa melintas ke masyarakat yang terbiasa makan pakai sendok. Boleh, tentu saja boleh. Tapi afdolnya memang pakai tangan,” kata Reno.

“Ditambah lagi, menyuap dengan tangan itu bisa jadi seni, karena nasi yang ambyar. Sama seperti makan nasi kebuli, pasti lebih enak dengan tangan dari pada dengan sendok,” imbuhnya.

Baca Juga : Bukan Server Pulsa Biasa, Serpul Kini Rilis Server Pulsa Untuk Market H2H Berbasis Cloud

Uni Reno juga menjelaskan kalau orang Minang memiliki tradisi makan yang disebut Bajamba. Tradisi itu memiliki filosofi berbagi bersama dalam satu piring besar. Bajamba juga dinikmati memakai tangan langsung.

“Satu lagi, kami punya makan bajamba yang filosofinya berbagi bersama dalam satu piring besar. Pakai tangan agar masing-masing orang bisa menyelaraskan lauk dan suapan tidak tabrakan. Tidak ribut dengan bunyi sendok juga,” tutup Reno Andam Suri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....