SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pejabat Direksi PD Parkir Makassar Raya Andi Fadly Ferdiansyah mewajibkan setiap bulan kepada karyawan untuk dapat mengumpulkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Makassar.
“Kita patut berbangga dengan adanya program tentang pengoptimalan pengumpulan Zakat, Infaq dan sedekah (ZIS) baik dari ASN maupun karyawan lingkup Perusda yang langsung dikelola oleh Baznas Kota Makassar,” ujar Fadli, Selasa, (15/03/2022).
Menurutnya, langkah ini merupakan sarana untuk berpahala sebagai modal investasi di akhirat kelak.
Di sisi lain, hal ini merupakan instruksi Wali Kota Makassar Nomor 400/119/Kesra/I/2022 tentang Optimalisasi Pengumpulan ZIS dari Aparatur Sipil Negara/Karyawan Perusahaan Daerah Muslim Lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Di sisi lain, Fadli mengatakan salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi baru, yakni dunia Metaverse dan sudah tidak perlu lagi berinteraksi dengan petugas layanan zakat.
“Cukup dengan digitlisasi melalui aplikasi layanan zakat. Khusus dalam konsultasi terkait zakat dan kemudahan pembayaran ZIS di Baznas hal sudah dapat diakses secara digital. Hal ini sudah mulai dikembangkan Baznas sejak Januari 2022,” tuturnya.
Fadly pun memaparkan rencana Wali Kota Makassar memanfaatkan dunia virtual dalam sistem pemerintahan.
Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, kata dia, terjadi pembatasan aktivitas masyarakat yang membuat Baznas menggenjot sosialisasi secara digital.
“Alhamdulillah upaya ini membuahkan hasil dalam peningkatan ZIS, berkat kemudahan dan sifat kedermawanan dari masyarakat untuk membantu sesama,” kata dia.
Penjabat Direksi Nikolaus Beni menambahkan jika kehadiran Baznas Kota Makassar untuk memberikan penjelasan dan pengetahuan, soal manfaatnya beramal dunia dan akhirat.
“Kita memperhatikan terlebih dahulu tetangga, sebelum keluarga kita. Karena keluarga kita juga akan diperhatikan oleh tetangganya yang bersedekah,” tuturnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar