SULSELSATU.com, Jeneponto – Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, mengakibatkan air sungai meluap hingga merendam puluhan rumah.
Informasi yang dihimpun sulselsatu.com, banjir terjadi sekitar pukul 15.30 Wita, Rabu (16/03/2022) sore tadi.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Mus Mulyadi yang di Konfirmasi sulselsatu.com, membenarkan bencana banjir tersebut.
Kata dia, Intensitas dan curah hujan yang tinggi sehingga volume air di sungai meningkat yang menyebabkan luapan air ke pemukiman warga.
“Ada dua dusun terkena banjir yang mengakibatkan puluhan rumah terendam di Desa Beroanging,”kata Mus Mulyadi.
Lanjut kata Mus Mulyadi, Dusun Beroanging sebanyak 26 rumah terendam dan merusak oprit jembatan bagian kiri kanan.
“26 rumah terendam di Dusun Beroanging dan banjir juga merusak oprit jembatan hingga mengalami longsor dan terancam putus,”katanya.
Untuk Dusun Penjongga, sebanyak 17 rumah yang terendam banjir.
“Air surut pukul 18:00 Wita dan tidak ada Korban jiwa. Namun kerugian takdir sekita Rp2 Miliar,”jelas Mus Mulyadi.
Sementara, salah satu korban yang rumahnya ikut terendam Banjir, yakni Komisioner KPU Jeneponto, Syafaruddin Sikki.
“Termasuk rumah saya kebanjiran dan ketinggian air, mulai setegah meter hingga ada yang mencapai 1 meter,”pungkasnya.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar