SULSELSATU.com, Jeneponto – Belakangan ini terus mencuak isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tiga priode.
Ketua KPU Jeneponto, Muh Alwi mengatakan, pihaknya tidak terpengaruh dengan isu wacana Penundaan pemilu dan akan tetap fokus mempersiapkan seluruh tahapan pemilu pada tahun 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Muh Alwi dalam sosialisasi accarita-accarita bersama unsur Media diruang Rumah Pintar Pemilu (RPP) Balla Panrannuangta KPU Kabupaten Jeneponto, Rabu (23/03/2022).
“Terkait isu berkembang diluar, kami di KPU sampai hari ini tidak terpengaruh dengan adanya wacana Penundaan pemilu. Alasan kita, tentu kalau berbicara dengan penundaan pemilu maka forum ini tidak serta merta dilakukan,”katanya.
Bahkan kata dia, tidak dasar hukum untuk melakukan penundaan pemilu.
“Jika tidak ada dasar hukum dilakukan penundaan maka pemerintah yang menduduki jabatan tersebut adalah ilegal,”pungkasnya.
Sementara Anggota Komisioner KPU Jeneponto, Devisi Parmas, Sapriadi Saleh mengatakan, kegiatan sosialisasi Accarita Acarita ini dilakukan, untuk persiapan pemilu Pada tahun 2024 mendatang.
“Kedepan ada 2 agenda besar yakni Pemilu Legislatif serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Yang kedua, Pilkada Serentak baik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024,”katanya
Tahapan pemilu ini kata Sapriadi, sudah tertuang dalam keputusan KPU RI nomor 21 Tahun 2022 tentang Hari dan Tanggal Pemungutan Suara pada Pemilihan serentak, Presiden, Wakil Presiden, kepala Daerah dan Legislatif.
“Diharapkan peran serta semua pihak berperan aktif dan turut mensukseskan Pemilihan Umum tersebut. gunakan hak pilih sebaik-baiknya. Pilihlah sesuai dengan hati nurani, tangkal isu sara, berita hoax maupun money politik,”jelas Sapriadi.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar