SULSELSATU.com, Jeneponto – Sejumlah harga bahan pokok menjelang Ramadan di Pasar Tradisional Turatea (Karisa), Jalan Pahlawan, Jeneponto, mengalami kenaikan hingga ada yang mencapai 50 persen.
Hal tersebut terkuak setelah Pemerintah Kabupaten Jeneponto, bersama anggota Polres Jeneponto, Kodim 1425 Jeneponto yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) penanganan pangan pantau harga di pasar tradisional.
Pengecekan harga bahan pokok di pimpin langsung Pj Sekda Jeneponto, Muhammad Basir Bohar.
Muhammad Basir Bohari, mengungkapkan, adanya lonjakan harga beberapa bahan pokok jelan Ramadhan.
“Hari ini kami yang tergabung dalam Satgas penanganan pangan memantau harga semua komoditi bahan pangan. Dalam pemantauan kami, menemukan beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan,” kata Basir Bohari.
Menurutnya, yang mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi adalah bahan pangan minyak goreng.
“Yang sangat menonjol kenaikannya adalah minyak goreng kemasan, harganya bervariasi antara 27 ribu hingga 28 ribu dan bahkan ada 30 ribu,” terang Basir Bohari.
Terkait dengan harga minyak curah, Basir Bohari mengaku masih normal,”Seperti yang kami lihat langsung, harga minyak curah masih normal, Rp14 ribu per liter,”pungkasnya.
Untuk harga Cabe, Gula Pasir, Terigu, Tomat dan Bawang Merah, kata Basir, juga mengalami kenaikan.
“Cabe, gula pasir, terigu, tomat dan bawang merah serta telur mengalami kenaikan tapi tidak terlalu menjolok, seperti telur dari harga 35 ribu naik menjadi 40 ribu,” pungkasnya.
Sementara, salah seorang penjual di pasar Karisa Turatea, Daeng Nia mengakui adanya lonjakan harga untuk Cabe, Tomat dan Bawang Merah.
“Harga Cabe sebelumnya 25 ribu perkilogram kini menjadi 50 ribu perkilogram (50 persen kenaikanya), tomat dari 50 ribu perkantong besar menjadi 70 ribu,” ungkap Daeng Nia.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar