SULSELSATU.com, Jeneponto – Sebanyak 33 Lembaga Aktivis di di Kabupaten Jeneponto rencana akan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin 11 April 2022 besok.
Aksi untuk rasa yang akan di gelar membawa sejumlah tuntuta diantaranya menolak penundaan pemilu 2024.
Selain itu, mereka juga menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Informasi yang dihimpun sulselsati.com, Para pengunjuk rasa yang akan turun kejalan, merupakan aksi bergabung dalam Koalisi Pemuda dan Mahasiswa (Kodam) Turatea.
Kodam Turatea sendiri akan dipimpin sebagai kordinator lapangan (korlap), Algazali.
Kepada awak media, Algazali mengaku belum mengatahui pasti berapa jumlah massa yang akan turun dilapangan untuk menggelar aksi.
Namun demikian, pihaknya membenarkan jika dalam aksi nantinya akan ada 33 Lembaga yang tergabung dalam gerakan tersebut.
“Belum ada kepastian ini, karena bentar malam baru konsul pemantapan. Untuk list bayangan ada 33 lembaga yang terlibat,” ujarnya via WhatsApp, Minggu (10/4/2022).
Untuk memantapkan rencana aksi besok, ia pun mengaku akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu.
“Insyaallah setelah konsul pemantapan akan secepatnya saya berikan estimasi massanya,” bebernya.
Kata dia, aksi yang akan digelar dalam gabungan Kodam Turatea diberi tagline ‘selamatkan NKRI dari genggaman oligarki’.
“Titik kumpul di taman turatea sedangkan titik aksi di jalan poros Belokallong dan depan Kantor DPRD Jeneponto,” ungkapnya.
Diketahui, Senin Besok 11 April sejumlah wilayah atau di kota besar di Indonesia telah melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan menolak presiden tiga periode.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar