Logo Sulselsatu

Lebih Ramah Lingkungan, Mazda Bakal Berhenti Produksi Mesin Bahan Bakar Bensin

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 16 April 2022 17:23

Mazda bakal berhenti produksi mesin bahan bakar bensin (dok. Detail Mobilku)
Mazda bakal berhenti produksi mesin bahan bakar bensin (dok. Detail Mobilku)

SULSELSATU.com – Mazda berencana mengganti mesin mobil bahan bakar bensin dengan yang ramah lingkungan. Belum lama ini, Mazda meluncurkan mesin terbarunya dengan konfigurasi inline-six.

Dikutip detikcom, mesin tersebut hadir dengan dua tipe, yakni kapasitas 3.0 liter untuk bahan bakar bensin dan 3.3 liter untuk mesin diesel.

Dikutip dari detikcom, peluncuran mesin terbaru dari Mazda ini dikabarkan bakal jadi mesin ICE terakhir. Pabrikan asal Jepang tersebut bakal fokus terhadap mesin kendaraan yang ramah lingkungan, salah satunya akan beralih ke tenaga listrik.

Baca Juga : Mazda Pertama Kali Ikut GIIAS Makassar 2026, Tampilkan CX-5 Generasi Terbaru

“Ini sepertinya akan menjadi generasi terakhir dari mesin pembakaran internal, jadi kami menyiapkan diri target terberat yang bisa kami harapkan dan kemudian menyesuaikannya menggunakan solusi setelah perawatan,” kata Joachim Kunz, anggota senior di divisi pengembangan teknis Mazda R&D Center Eropa, Sabtu, (16/4/2022).

Mazda pede mesin diesel 3.3 liter yang baru diperkenalkan dapat memenuhi standar emisi Euro 7, meski aturan tersebut belum resmi difinalisasi.

Rencananya, European Commission bakal meresmikan standar emisi yang semakin ketat mulai Juli mendatang. Namun untuk standar Euro 7 diyakini belum mulai diterapkan hingga akhir 2030.

Baca Juga : Mazda Bidik Pertumbuhan Indonesia Timur, Tiga Model Baru Diperkenalkan di Makassar

Memiliki mesin yang ramah lingkungan, hal ini bisa berpengaruh terhadap tenaga yang dihasilkan. Namun dengan kapasitas mesin besar, Mazda optimis masih bisa memberikan power yang cukup dan tetap memenuhi standar emisi Euro 7.

“Dengan mesin berkapasitas 3.3 liter, berarti kami ingin mengamankan dalam sisi torsi dan tenaga yang dihasilkan mobil,” jelas Kunz.

Tipe diesel 3.3 liter akan dijual Mazda ke sejumlah negara di Eropa, namun tidak termasuk Norwegia yang kini sudah beralih ke kendaraan listrik.

Namun, untuk tipe mesin bensin 3.0 liter masih belum diketahui soal tenaganya. Namun untuk mesin diesel diprediksi akan mengusung Skyactiv-D yang dapat menghasilkan tenaga 228 hp dan torsi 500 Nm. Sementara untuk e-Skyactiv-D mengusung teknologi mild-hybrid yang mampu menghasilkan tenaga 251 hp serta torsi puncak 550 Nm.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan30 Oktober 2026 17:25
Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding Siswa SMAN 5 Makassar
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi siswa SMAN 5 Makassar, Kamis (29/10/2026)....
Bisnis30 Oktober 2026 17:08
Bukit Baruga Tawarkan Hunian Dekat Fasilitas Publik Dukung Mobilitas Sehari-hari
Akses menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga transportasi menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih hunian....
News30 Oktober 2026 15:26
PLN dan Kejati Sultra Perkuat Sinergi Pembangunan Kelistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara untuk mendukung kepastian hukum dalam pembangunan infrastruk...
News30 Oktober 2026 14:38
Hadapi El Nino, LAZ Hadji Kalla Bantu Petani Kembangkan Usaha Alternatif
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla mendorong petani di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengembangkan sumber penghasilan alternatif untuk ...