Logo Sulselsatu

Target Zero Stunting Jangan Asal-asalan, Dewan Minta Pemkot Matangkan Kajian

Hendra
Hendra

Minggu, 15 Januari 2023 08:58

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Yeni Rahman. (Foto: Ist)
Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Yeni Rahman. (Foto: Ist)

SULSELSATU.COM, MAKASSAR – Target zero stunting yang dicetukan Pemkot Makassar hingga 2024 mendatang diminta diiringi kajian yang matang.

Tahun ini, Pemkot Makassar menargetkan penurunan stunting hingga mencapai 2,0 persen.

Baca juga: Pendampingan Keluarga Jadi Langkah Strategis BKKBN Sulsel Turunkan Angka Stunting

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Angka stunting memang dari tahun ke tahun mengalami tren penurunan.

Tahun lalu misalnya, Pemkot Makassar menekan angka stunting hingga di posisi 4,06 persen.

Angka ini turun signifikan dibanding 2022 yang mencapai 5,23 persen.

Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot

Anggota Komisi D DPRD Makassar Yeni Rahman mengatakan, program itu cukup bagus.

Namun, Yeni berharap, program tersebut diiringi dengan kajian yang matang.

“Harus matang sehingga tak sekadar program saja karena tidak bisa dipungkiri angka kemiskinan di Makassar ini masih cukup tinggi,” kata Yeni.

Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM

Politisi PKS ini meminta untuk masif melakukan edukasi.

Terutama remaja untuk mencegah pernikahan dini (karena harus menikah).

“Karena itu bisa memicu stunting. Karena ketidaksiapan menikah, sehingga juga tidak siap menjadi ibu,” bebernya.

Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah

Yeni juga berharap anggaran untuk menyuplai kebutuhan gizi ibu-ibu hamil mendapat perhatian.

“Karena tidak semua mau periksa ke posyandu. Tidak semua masyarakat Makassar ekonominya mampu,” imbuhnya.

(*)

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News11 Agustus 2026 17:15
Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI
Pelaku UMKM perempuan di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mulai dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperk...
Berita Utama11 Agustus 2026 17:02
BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil ...
Opini11 Agustus 2026 16:42
OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Ada satu pertanyaan yang selalu saya bawa setiap kali memasuki sekolah. Mengapa ada murid yang datang terlambat? Mengapa ada yang memilih tidak masuk ...
News11 Agustus 2026 15:55
Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk 200 Warga Wajo
Sebanyak 200 warga Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapat pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program Pelindo Peduli...