Logo Sulselsatu

Festival Lestari 5 Kolaborasi Multipihak Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 12 Juni 2023 13:53

Wisata alam yang di Kabupaten Sigi (Foto: Istimewa).
Wisata alam yang di Kabupaten Sigi (Foto: Istimewa).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Sigi menghadirkan Festival Lestari 5 sebagai upaya kolaborasi multipihak membangun pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sigi dan Provinsi Sulawesi Tengah.

Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta mengatakan, festival ini sebagai sebuah perayaan bersama untuk mengenal lebih dalam potensi alam, budaya dan masyarakat Sulawesi.

“Ajang tukar belajar inovasi pembangunan dan bisnis berbasis alam antara kabupaten anggota LTKL dan para jejaring mitra yang sejalan dengan prinsip pembangunan hijau,” kata Irwan dalam Konferensi Pers bersama media massa beberapa waktu lalu.

Baca Juga : BRI Sukses Jual SBN SR020 Tembus Rp1,5 Triliun

Irwan menambahkan, Festival Lestari ini dapat membuka peluang terciptanya investasi lestari yang mengedepankan aspek perlindungan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga, roda ekonomi dapat berputar dan memastikan alam tetap terjaga.

Festival Lestari adalah agenda tahunan yang digelar oleh Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), kaukus pembangunan lestari di bawah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Kabupaten Sigi dan Provinsi Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan ini dan mengusung tema ‘Tumbuh Lebih Baik’, agar dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan ini.

Kata Irwan, festival dapat menjadi salah satu strategi yang efektif sekaligus nyawa yang dapat menghidupkan ekosistem pariwisata, ekonomi kreatif dan industri kecil menengah di Kabupaten Sigi. Lewat festival ini, kolaborasi multipihak tercipta dan memperkenalkan kearifan lokal, budaya, potensi alam, hingga komoditas lokal yang dapat menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Guru Besar Unhas Apresiasi GPM Sulsel: Upaya Konkret Kendalikan Inflasi

Tujuan pembangunan lestari ini bukan tanpa sebab, Provinsi Sulawesi Tengah memiliki Cagar Biosfer Lore Lindu, salah satu dari 19 cagar biosfer di Indonesia. Luas cagar ini mencapai 1,6 juta hektar. Peran dan fungsi cagar ini sangat strategis, sehingga membutuhkan model pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu, Festival Lestari juga menghadirkan Forum Bisnis dan Investasi Inovasi Berbasis Alam untuk membuka peluang kerjasama, dan kolaborasi multipihak untuk mendukung implementasi pembangunan lestari di Indonesia.

Forum Bisnis dan investasi bertajuk Membuka Peluang Ekonomi Restoratif Cagar Biosfer di Sulawesi Tengah ini akan menjadi forum bisnis dan investasi pertama di Indonesia yang mengangkat inovasi dan solusi berbasis alam sebagai jawaban atas permasalahan krisis iklim dan praktik bisnis. Pendekatan ini sangat relevan dalam menghadapi isu-isu lingkungan yang mendesak saat ini.

Baca Juga : BI Sebut Pemanfaatan Cold Chain Perikanan Salah Satu Strategi Pembangunan Ekonomi Sulsel

Kepala Sekretariat LTKL Gita Syahrani mengatakan, Forum Bisnis dan investasi untuk Inovasi Basis Alam ini digelar untuk mewujudkan pembangunan lestari. Dalam upayanya membutuhkan dukungan banyak pihak dari sisi teknis, investasi, transaksi dan pendanaan.

“Lima fokus prioritas yang akan dikembangkan. Pertama adalah pengembangan ekonomi berbasis multi usaha kehutanan. Kedua yaitu peningkatan produktivitas komoditas perkebunan ekonomi berbasis dan agroforestri dengan praktek berkelanjutan. Ketiga pengembangan industri hilirisasi berbasis alam menjadi produk bernilai tambah. Keempat jasa ekosistem. Kelima adalah ekowisata,” jelas Gita.

Gita berharap melalui forum ini dapat tercipta gotong royong sinergi dan kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mewujudkan pembangunan lestari. Dalam kesempatan ini, ragam portofolio komoditas lestari, produk-produk UMKM lestari, dan konsep pitch di Kawasan Ekonomi Restoratif Sulawesi Tengah akan disajikan.

Baca Juga : PT Vale Bangun Jalan Penghubung Wisata Titian Beton Dukung Pariwisata Kolaka

Festival Lestari 5 di Kabupaten Sigi menjadi salah satu upaya dalam memperkenalkan keanekaragaman hayati, potensi komoditas, dan model bisnis lestari yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembangunan lestari dan melibatkan masyarakat lokal secara aktif dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Kata Gota, Festival Lestari 5 akan menjadi petualangan untuk membayangkan dan memulai langkah nyata pengembangan bisnis dan investasi dengan pendekatan inovasi berbasis alam.

Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam Kementerian investasi Ratih Purbasari Kania mengatakan, tren investasi yang mengutamakan dampak (selain keuntungan) semakin meningkat. Apalagi dengan semakin banyaknya bencana alam karena dampak perubahan iklim serta pandemi Covid-19.

Baca Juga : Kabupaten Gowa Gagas Inovasi Proksi Rumah Produktif Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

“Banyak investor yang tidak hanya berharap mendapat keuntungan, tapi juga berharap investasi yang digelontorkan dapat menciptakan dampak baik,” kata Ratih.

Koalisi Ekonomi Membumi dan Katalys Partners Rama Manusama mengatakan, saat ini pendanaan berkelanjutan dan fokus pada dampak sudah siap berinvestasi dan sedang mencari portofolio investasi di Indonesia.

“Glasgow Financial Alliance for Net Zero memiliki aset investasi senilai US$130 triliun. Aliansi ini berkomitmen melakukan pendanaan terhadap portofolio yang dapat mengurangi emisi gas,” beber Rama.

Dia menyebut penting untuk mempersiapkan portofolio investasi lestari untuk menyambut investasi dan pendanaan ini dan memastikan kepada investor dan pembeli bahwa standar lingkungan sudah dijaga dengan baik. Katalys dan Koalisi Ekonomi Membumi tengah membangun proyek pilot di Kabupaten Sigi untuk menguatkan dari sisi hulu secara terintegrasi untuk menyiapkan portofolio.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video14 April 2024 20:47
VIDEO: Mobil Terjun ke Jurang di Jalan Poros Malino Gowa
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan mobil terjun ke jurang di Kabupaten Gowa. Kejadian ini terjadi pada Minggu (14/4/2024). Insiden ini...
Metropolitan14 April 2024 18:42
Pelabuhan Makassar Perkirakan Penumpang Arus Balik H+10 Idulfitri 1445 H Naik 6 Persen
Pelabuhan Makassar yang menjadi hub di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan salah satu pelabuhan terbesar milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pel...
Politik14 April 2024 18:17
Ustadz Das’ad Latif Masuk Radar Usungan NasDem di Pilwali Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjelang Pilwali Kota Makassar sejumlah figur bakal calon kandidat wali kota maupun wakil wali kota mulai bermuncula...
Video14 April 2024 18:13
VIDEO: Tanah Longsor terjadi di Tana Toraja, 18 Orang Ditemukan Meninggal
SULSELSATU.com – Tanah longsor terjadi di Kabupaten Tana Toraja, pada Sabtu (13/4/2024) kemarin. Longsor terjadi sekitar pukul 22.30 WITA di RT ...