Logo Sulselsatu

Pj Gubernur Sulsel Bersama Wali Kota Makassar Perkuat Kolaborasi Cegah Kerawanan Pemilu di Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 21 Oktober 2023 10:50

Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Foto: Istimewa)
Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSARPj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terus memperkuat sinergi dan kolaborasi sebagai upaya mencegah potensi kerawanan pemilu 2024.

Apalagi setiap kontestasi politik, Kota Makassar selalu masuk sebagai daerah yang rawan terjadi konflik sehingga perlu upaya kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi untuk melakukan pencegahan dini.

“Menampilkan aspirasi boleh, itukan demokrasi. Demo pun juga boleh tapi sesuai aturan, jangan sampai menimbulkan anarki, merusak, dan saya sebagai gubernur berharap jangan mau diadu domba dengan urusan politik,” kata Pj Gubernur Sulsel Bahtiar saat diwawancara di Rujab Gubernur Sulsel, Rabu (18/10/2023).

Baca Juga : Aston Makassar Donor Darah Jelang HUT ke-14, Kumpulkan 60 Kantong

Pj Gubernur Bahtiar mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulsel untuk bijak dalam menerima dan mengolah informasi di tahun politik. Jangan mudah termakan hoax.

“Belajar dari lalu-lalu, yang bertanding rangkul-rangkulan, bagi-bagi kekuasaan politiknya tapi yang di bawah malah ribut. Masyarakat harus pintar politik, jangan mau diadu domba yang rugi rakyat sendiri,” tegas Bahtiar.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tidak menampik jika Makassar selalu mendapat label merah atau zona rawan konflik setiap kontestasi politik.

Baca Juga : MaRI Resmi Mulai Perluasan Mal dan Bangun Apartemen, Target Selesai 2028

“Pengalaman memang selalu di awal disampaikan kita rawan, bahkan merah. Tapi selalu dibuktikan bahwa Makassar itu hijau. Baik pilpres, wali kota, bahkan pileg,” ujar Danny Pomanto.

Status zona rawan konflik di awal, menurut Danny Pomanto sebagai pemicu untuk melakukan mitigasi agar tidak terjadi konflik yang dikhawatirkan.

“Saya kira itu yang akan menjadi bagian dari kerja-kerja keras kita bersama-sama. Lebih baik di awal disampaikan rawan tapi terakhir berubah menjadi zona hijau,” ujar Danny Pomanto.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Beberapa strategi akan dilakukan yaitu dengan meminta ASN untuk membantu penyelenggaraan pesta demokrasi itu dengan baik. Salah satunya menjaga kondusivitas wilayah.

Danny mengatakan kondusivitas wilayah berada di RT/RW dan seluruh struktur sosial masyarakat. Termasuk masyarakat di bawah.

“Pelibatan masyarakat ini yang akan menimbulkan sebuah resiliensi seperti yang pak gubernur tadi sampaikan bahwa ini seperti pertandingan bola tidak usah masukkan ke hati,” ungkapnya.

Baca Juga : RCC Makassar Rayakan Halalbihalal dengan Gowes dan Santap Kuliner Lokal

“Kecerdasan inilah yang sementara kita bangun dengan ruang-ruang yang cerdas agar membuat masyarakat resilient. Kita boleh berbeda tapi kita tetap saudara,” tutup Danny Pomanto.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video30 April 2026 22:24
VIDEO: Viral CCTV Penganiayaan Brutal di Bone, Korban Diserang Senjata Tajam
SULSELSATU.com – Rekaman CCTV aksi penganiayaan brutal viral di Bone, Rabu (29/4/2026). Video berdurasi 1 menit 24 detik itu beredar luas di media s...
Makassar30 April 2026 22:14
Bapenda Makassar Dorong Optimalisasi PAD Lewat RDP Komisi B DPRD
SULSELSATU. com, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Kota Makassar b...
Makassar30 April 2026 19:47
Usung Tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita”, JNE Content Competition 2026 Target Ribuan Peserta dari Seluruh Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kembali menggulirkan JNE Content Competition 2026 sebagai ajang kreatif nasional...
Video30 April 2026 19:32
VIDEO: Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf atas Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
SULSELSATU.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi meminta maaf. Ia meminta maaf atas pernyataannya yang mengusu...