SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel (BI Sulsel) Rizki Ernadi Wimanda memperkuat kolaborasi untuk pengendalian inflasi.
Upaya itu diungkapkan dalam silaturahmi Rizki Ernadi ke kantor Wali Kota Danny Pomanto di Balai Kota Jalan Ahmad Yani, Kamis, (11/1/2024).
Rizki Ernadi Wimanda merupakan Kepala BI Sulsel yang baru menjabat. Kunjungannya bertemu Danny Pomanto untuk silaturahmi sekaligus mensinergikan program Pemkot Makassar dengan BI Sulsel.
Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah
Seperti dalam hal inflasi, lanjut dia, sejak tahun lalu pihaknya bekerjasama dengan Pemkot Makassar melalui program Mobile Distribution Center atau MBC.
Pemkot Makassar menyediakan mobil pengendali inflasi dan standby di pasar-pasar utama di Makassar.
“Jadi ada intervensi komoditi di pasar. Seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, gula dan lainnya sehingga harganya dapat ditekan,” ujar Danny Pomanto.
Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar
Ke depannya, dirinya optimis MBC terus dijalankan untuk pelaksanaan yang lebih baik lagi.
Selain itu, pihaknya juga mendukung program yang berkaitan dengan digitalisasi dan transaksi keuangan di Makassar.
Apalagi, sebut dia, Makassar pernah memperoleh TP2DD terbaik untuk digitalisasi yang mana pihaknya siap bersinergi dan melanjutkan.
Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Angkat Potensi Wastra Sulsel ke Pasar Digital
Danny Pomanto mengaku senang dengan kolaborasi dan kekompakan dengan Forkopimda Makassar juga Sulsel.
Apalagi, sebagaimana program menanam cabai di lorong-lorong itu merupakan inisiasinya untuk menekan angka inflasi cabai di Makassar.
Pun perihal Pasar Murah, ia mengungkapkan pihaknya memiliki 10 mobil inflasi dan 143 Kontainer Terpadu (Konter) untuk menggelar operasi pasar di permukiman.
Baca Juga : UMKM Binaan BI Sulsel OSP Farm Kembali Ekspor 10.2 Ton Kemiri ke Arab Saudi
Langkah itu dia yakini dapat menekan dan mengendalikan angka inflasi di Makassar.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar