Logo Sulselsatu

Angin Puting Beliung Rusak Dua Rumah di Kecamatan Manggala

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 15 Januari 2024 14:19

Rumah rusak akibat angin puting beling di Kecamatan Manggala. Foto: Istimewa
Rumah rusak akibat angin puting beling di Kecamatan Manggala. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Angin puting beliung yang terjadi pada Minggu 14 janurari 2024 pukul 12.30 WITA merusak dua rumah warga di Kecamatan Maggala, Kota Makassar.

Berdasarkan assesment BPBD Kota Makassar, angin membawa atap seng sekolah keatas dan mengenai atap rumah warga. Durasi kejadian kurang lebih satu menit.

Diketahui satu unit rumah rusak berat dan satu rumah rusak sedang. Akibat kejadian ini, tujuh warga dari dua KK terkena dampak, Senin (15/1/1024).

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebagai langkah awal, BPBD Kota Makassar telah menyalurkan bantuan darurat berupa 3 lembar terpal.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar Muhammad Ilham Idris.

Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrim yang diperkirakan akan berlangsung hingga 16 Januari 2024.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Peringatan ini didasarkan pada data yang diterima dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Kota Makassar.

Menurut BMKG, wilayah Kota Makassar berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertao kilat/petir danjuga angin kencang.

Potensi curah hujan tinggi tersebut dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti potensi banjir rob (pasang air laut), dan genangan pada dataran rendah di kawasan perumahan, angin kencang (puting beliung) yang berpotensi menumbangkan pohon rapuh, papan reklame, tiang tinggi.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah mengimbau seluruh pihak untuk mempersiapkan diri untuk siaga bencana.

Danny, sapaan akrabnya, juga telah menyampaikan kepada seluruh SKPD yang di bawah koordinasi BPBD untuk terus melakukan monitoring dan melakukan pembaruan data serta membuat prosedur siaga bencana yang lebih rinci dan tersistem.

Sehingga, kata dia, setiap peringatan siaga bencana mempunyai prosedur sendiri dengan tersistem otomatis.

Baca Juga : Pemkot Makassar Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel

“Misal, siaga satu, siaga dua dan seterusnya itu sudah ada prosedur penanganannya masing-masing,” jelas Danny Pomanto.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...