Logo Sulselsatu

TelkomGroup Percepat Recovery BTS di Lokasi Bencana Sumatra, 90 Persen BTS Sudah Aktif

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 16 Desember 2025 10:37

Tim Telkomgroup lakukan perbaikan infrastruktur. Foto: Istimewa.
Tim Telkomgroup lakukan perbaikan infrastruktur. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama jajaran perusahaan TelkomGroup hingga Sabtu (13/12/2025) telah berhasil mengaktifkan kantor Sentral Telepon Otomat (STO) Telkom di Sumatra Utara dan Sumatra Barat pasca bencana longsor dan banjir bandang.

Saat ini, TelkomGroup akan berfokus pada langkah pemulihan selanjutnya yakni pengaktifan kembali beberapa titik base transceiver station (BTS).

Di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat, sebesar 90 persen BTS milik TelkomGroup telah aktif, sedangkan di wilayah Aceh masih menjadi perhatian utama dengan jumlah recovery aktif sebanyak 50 persen.

Baca Juga : TelkomGroup Salurkan Bantuan dan Pulihkan 100 Persen Layanan Pascagempa NTT

“Di Aceh kerusakan terbesar BTS ada di sana. Kami fokuskan seluruh sumber daya yang ada di TelkomGroup untuk mempercepat recovery dari BTS yang ada di Aceh ini, mudah-mudahan 75% coverage di masing-masing kota bisa kami hidupkan lagi kurang lebih hari ini atau besok,” jelas Direktur Network Telkom Nanang Hendarno saat meninjau kondisi infrastruktur pada Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan peninjauan infrastruktur ini didampingi oleh EVP Telkom Regional I Sumatra Dwi Pratomo Juniarto yang dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi infrastruktur lainnya di Pangkalan Brandan, Tanjung Pura, serta Tanjung Mulia di Sumatra Utara, pada Minggu (14/12/2025) untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh.

Nanang menambahkan, Telkom saat ini tengah mengupayakan secara maksimal proses pemulihan BTS dengan mengerahkan seluruh resources yang ada di TelkomGroup.

Baca Juga : XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT

Dalam tinjauannya di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Nanang menilai kondisi kantor STO Telkom yang terdampak banjir masih memerlukan banyak pembenahan yang diakibatkan oleh genangan lumpur.

Telkom berupaya memprioritaskan perbaikan layanan kepada pelanggan. Kami coba me-recovery services kepada customer lebih dahulu, ini prioritas utama Telkom,” tegas Nanang.

Saat melakukan peninjauan di Kota Langsa, Nanang menyaksikan banyak masyarakat yang menggunakan layanan jaringan internet dan charger gratis yang disediakan oleh TelkomGroup di berbagai titik access point (AP) di tengah kondisi jaringan listrik mati menyeluruh di wilayah Langsa.

Baca Juga : TelkomGroup Buka Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT

“Terdapat beberapa AP yang sudah diaktifkan dan melihat animo masyarakat kami pikir perlu ditambahkan beberapa titik lagi, di samping juga memenuhi kebutuhan listrik akan perangkat gadget masyarakat,” ujar Nanang.

TelkomGroup berkomitmen untuk dapat menambahkan posko layanan internet dan charger gratis guna memastikan kebutuhan masyarakat akan akses telekomunikasi digital tetap terpenuhi selama proses pemulihan seluruh infrastruktur berlangsung.

Kondisi perangkat di Kota Langsa saat ini telah menunjukkan pemulihan yang lebih baik dibandingkan dengan wilayah Kuala Simpang.

Baca Juga : TelkomGroup Percepat Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, 85 Persen Konektivitas Pulih

Seluruh tim teknis TelkomGroup terus melakukan percepatan pemulihan layanan BTS di Aceh, dengan target sebanyak 75 persen cakupan BTS di masing-masing kota dapat kembali aktif pada hari Senin.

Ke depan, fokus percepatan recovery layanan TelkomGroup akan lebih diarahkan ke wilayah Aceh, mengingat kondisi jaringan di Sumatra Utara dan Sumatra Barat relatif telah stabil.

Strategi pemulihan di Aceh dilakukan melalui pendekatan pembangunan umbrella coverage yang menaungi satu kota atau kabupaten secara menyeluruh, guna memastikan layanan konektivitas dapat kembali dinikmati secara lebih luas oleh masyarakat.

Baca Juga : Gempa Flores Ganggu Layanan TelkomGroup, Tim Teknis Dikerahkan Percepat Pemulihan

Namun demikian, proses recovery di sejumlah lokasi masih bergantung pada stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Aceh dan Sumatra Utara, TelkomGroup juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa peralatan medis dan obat-obatan ke RS Adam Malik dan wilayah Aceh Tamiang.

Bantuan meliputi serum anti tetanus, tabung oksigen beserta isinya, regulator, kursi roda, NRM oxygen mask, berbagai obat-obatan, serta popok dewasa dan popok anak, guna mendukung pelayanan kesehatan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video19 Agustus 2026 21:01
VIDEO: Kebakaran Melanda Kawasan Hutan Pinus Malino Gowa
SULSELSATU.com – Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Hutan Pinus Malino, Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu malam (19/8/2026). Dalam video terlihat ko...
News19 Agustus 2026 19:59
Jelang Muktamar NU, Gus Zaki Ingatkan Bahaya Politik Paket
SULSELSATU.com, SEMARANG — Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Ahmad Zaki Fuad (Gus Zaki) menegaskan bahwa dinamika p...
Video19 Agustus 2026 19:57
VIDEO: Pemerintah Kirim 65 Ton Bantuan ke NTT, Total Logistik Capai 253 Ton
  SULSELSATU.com – Pemerintah kembali mengirim lima pesawat yang membawa 65 ton bantuan logistik. Bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di...
Bisnis19 Agustus 2026 19:09
Kalla Translog Raih Industry Marketing Champion 2026
Kalla Transport & Logistics (Kalla Translog) meraih penghargaan Industry Marketing Champion 2026 Sulawesi Selatan by Marketeers dalam ajang Makass...