Logo Sulselsatu

Bantah Pernyataan Andi Ina, Bahtiar Baharuddin Tegaskan Pengadaan Bibit Nanas Dibahas di DPRD Sulsel

Redaksi
Redaksi

Kamis, 07 Mei 2026 20:28

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar bersama Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika. Ist
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar bersama Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, membantah pernyataan mantan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari yang menyebut program pengadaan bibit nanas tidak pernah dibahas di DPRD Sulsel.

Bahtiar menegaskan program pengadaan bibit nanas yang kini menjadi perkara dugaan korupsi telah melalui pembahasan bersama DPRD Sulsel sebagai bagian dari mekanisme penyusunan APBD.

Hal itu disampaikan Bahtiar sebelum menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Kamis (7/5/2026). Saat ditanya wartawan terkait apakah program bibit nanas pernah dibahas di DPRD Sulsel, Bahtiar menjawab tegas.

Baca Juga : Ditetapkan Tersangka, Penasehat Hukum Korban Minta Polisi Segera Tahan Oknum Guru Penganiaya Murid di Jeneponto.

“Ya (dibahas di DPRD Sulsel),” kata Bahtiar kepada wartawan.

Bahtiar menjelaskan, seluruh proses penyusunan APBD memiliki mekanisme administrasi yang diatur dalam perundang-undangan.

Menurutnya, APBD ditetapkan melalui peraturan daerah bersama DPRD sehingga setiap program yang dianggarkan melewati tahapan pembahasan resmi.

Baca Juga : 20 Motor Berknalpot Brong di Manggala Makassar Disita Polisi

“APBD itu diatur dengan perda. Mekanismenya adalah hukum administrasi negara. Kalau ada persoalan, ada revisi APBD, ada SOP-nya, ada mekanisme uji perda ke Mahkamah Agung,” ujarnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa penganggaran program bibit nanas dilakukan tanpa sepengetahuan DPRD Sulsel. Bahtiar menegaskan seluruh proses penganggaran berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Seluruh APBD prosesnya seperti itu. Sudah diatur dalam undang-undang,” jelasnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Tersangka Korupsi PBG Tak Ditahan Karena Dianggap Kooperatif

Diketahui, Kejati Sulsel saat ini tengah mendalami dugaan keterlibatan sejumlah anggota legislatif terkait penganggaran program bibit nanas tersebut, termasuk unsur pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel periode 2019-2024.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa mantan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari yang kini menjabat sebagai Bupati Barru, serta Ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah yang saat itu menjabat wakil ketua DPRD Sulsel.

“Hari ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap mantan ketua dan wakil ketua DPRD tahun 2023 terkait perencanaan Banggar, khususnya dalam penganggaran kegiatan bibit nanas tersebut,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Dicekal Polda Sulsel ke Luar Negeri Usai Tersangka Korupsi

Menurut Soetarmi, pemeriksaan tersebut berkaitan dengan proses pembahasan anggaran di Badan Anggaran DPRD Sulsel hingga tahapan perencanaan kegiatan pengadaan bibit nanas.

“Pemeriksaan ini terkait Banggar, perencanaan di dalam penganggaran kegiatan bibit nanas,” katanya.

Sementara itu, Andi Ina Kartika Sari sebelumnya menegaskan pengadaan bibit nanas pada era Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin tidak pernah dibahas di DPRD Sulsel.

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan dan Pengurusan PBG

“Kami di tingkat pimpinan, baik ketua maupun wakil ketua DPRD Sulsel saat itu, tidak pernah menerima atau membahas anggaran bibit nanas,” tegas Andi Ina.

Menurutnya, seluruh tahapan pembahasan anggaran, baik di Banggar, komisi, maupun rapat paripurna, tidak pernah secara spesifik menyinggung program tersebut.

“Jadi tidak benar jika kami disebut terlibat. Dalam proses penyusunan APBD, tidak pernah ada pembahasan terkait anggaran pengadaan bibit nanas,” lanjutnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....