Logo Sulselsatu

FGD OJK Dorong Penguatan Akses Keuangan Petani Kakao di Sulawesi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 07 Mei 2026 21:14

OJK gelar FGD bahas penguatan akses ekonomi petani Kakao. Foto: Istimewa.
OJK gelar FGD bahas penguatan akses ekonomi petani Kakao. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Riset Akses Keuangan dalam rangka program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Komoditas Kakao di Makassar (5/5/2026).

Kegiatan bertema “Pacu Akselerasi Akses Keuangan, Ekonomi Daerah Meningkat” ini bertujuan memetakan kebutuhan akses keuangan petani kakao sekaligus merumuskan langkah percepatan pembiayaan yang berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.

Sulawesi selama ini menjadi salah satu pusat produksi kakao nasional dengan kontribusi signifikan terhadap industri kakao Indonesia. Namun, pengembangan komoditas tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti produktivitas yang belum optimal dan keterbatasan peremajaan tanaman.

Baca Juga : OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan Lembaga Jasa Keuangan OJK Arif Machfoed menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kakao di Sulawesi.

“Kami meyakini bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara Pelaku Usaha (Offtaker dan Petani), Lembaga Jasa Keuangan, Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga Terkait, pengembangan kakao tidak hanya akan meningkatkan produktivitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,” ujar Arif.

Sejak 2025, telah terbentuk empat ekosistem keuangan komoditas kakao di Sulawesi, yakni di Kabupaten Luwu Timur, Polewali Mandar, Poso, dan Konawe Selatan.

Baca Juga : OJK Perkuat Ketahanan Industri Keuangan Digital Nasional Hadapi Ancaman Siber

Masing-masing ekosistem tersebut telah menjalin kerja sama dengan perbankan untuk mendukung akses pembiayaan petani. Hingga saat ini, total kredit atau pembiayaan yang telah tersalurkan mencapai Rp26 miliar kepada 223 petani kakao.

FGD ini juga menghadirkan pemaparan dari perwakilan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan terkait arah kebijakan pengembangan komoditas kakao nasional.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Poso, Wakil Bupati Konawe Selatan, organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, lembaga jasa keuangan, akademisi, mahasiswa, hingga lembaga internasional dari wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Baca Juga : Kuartal I Pertama 2026, Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal

Dalam kegiatan tersebut, OJK Sulselbar juga berkolaborasi dengan OJK Institute dan akademisi Universitas Hasanuddin untuk mendiseminasikan hasil riset terkait akses keuangan sektor kakao.

Riset tersebut mencakup peran sektor jasa keuangan dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah, analisis kebutuhan asuransi parametrik sektor pertanian, serta kebutuhan akses keuangan petani kakao dalam ekosistem closed loop.

Direktur Riset OJK Institute Bayu Bandono mengatakan, hasil riset diharapkan menjadi referensi strategis dalam mendukung kebijakan sektor jasa keuangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga : OJK Perpanjang Waktu Kewajiban Pelaporan SLIK Perusahaan Asuransi

“Kami berharap riset ini dapat memberikan insight yang bermanfaat, baik bagi internal maupun eksternal, termasuk pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat luas, dalam mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran sehingga mampu menjadi referensi strategis dalam mendorong penguatan sektor jasa keuangan serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Bayu.

Sebagai bentuk apresiasi, OJK Sulselbar juga menyerahkan plakat kepada pelaku usaha, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan yang terlibat dalam pembentukan ekosistem pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas kakao di Sulawesi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal07 Mei 2026 22:29
Viral Rumah Warga di Gowa Dirusak dan Diserang OTK, 6 Terduga Pelaku Ditangkap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebuah rumah milik warga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) viral di media sosial usai diduga dirusak dan d...
Video07 Mei 2026 22:08
VIDEO: Prabowo Dijemput Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menggunakan kendaraan Maung di Filipina. Presiden dijemput kendaraan taktis ringan Maung saat tiba di ...
Pendidikan07 Mei 2026 21:44
Deklarasikan Sekolah Bersinar, PT Vale Wujudkan Lingkungan Belajar Bebas Ancaman Narkotika,
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Be...
Hukum07 Mei 2026 20:28
Bantah Pernyataan Andi Ina, Bahtiar Baharuddin Tegaskan Pengadaan Bibit Nanas Dibahas di DPRD Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, membantah pernyataan mantan Ketua DPRD Sulsel Andi In...