Logo Sulselsatu

Pj Gubernur Sulsel Puji Danny Pomanto Berhasil Kendalikan Inflasi Makassar Pasca Pemilu

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 15 Februari 2024 16:22

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat meninjau harga di pasar. Foto: Istimewa
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat meninjau harga di pasar. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARPj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin puji Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang berhasil mengendalikan angka inflasi Kota Makassar pasca Pemilu.

Saat ini, inflasi Makassar berada di bawah nasional dan provinsi. Data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari 2024 inflasi Kota Makassar year to year (YOY) sebesar 2,11 persen. Di bawah Sulsel yaitu 2,38 persen dan pusat 2,57 persen.

“Ini yang harus kita jaga. Makaya kita cek harga hari ini, karena inflasi kita itu lebih rendah dari nasional,” kata Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin mengapresiasi langkah pemerintah daerah terkhusus Makassar dalam upayanya mengendalikan inflasi.

“Makassar luar biasa, jadi ini kita jaga makanya kita ingin memastikan seluruh pergerakan harga kita kelola supaya tidak mempengaruhi inflasi,” ucapnya.

Pujian itu dilontarkan Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin saat turun bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meninjau harga komoditi pangan di Pasar Terong, Kamis (15/2/2024).

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Dalam tinjauannya, Danny Pomanto dan Pj Bahtiar Baharuddin menanyakan harga dan stok pangan di pasar. Mulai dari beras, telur, ikan, hingga bawang merah dan bawang putih.

“Saya mendampingi Pak Gubernur melihat kondisi objektif hari ini di Pasar Terong, terkhusus pasca Pemilu. Sebenarnya relatif semua baik-baik saja, kecuali beras,” kata Danny Pomanto disela-sela tinjauannya.

Meski terjadi kenaikan harga pada beras, namun kata Danny Pomanto semua masih bisa diatasi. Sebab stok beras dari Bulog untuk wilayah Sulsel termasuk Kota Makassar relatif aman hingga Juli 2024.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah

“Karena beras ini dikendalikan negara jadi tidak terlalu sulit untuk ditangani. Apalagi stok beras kita sampai Juli laporan Bulog itu cukup. Berarti sisa penyalurannya,” tutur Danny Pomanto.

Ia pun menuturkan faktor kenaikan harga beras di pasaran karena momentum libur panjang dan pesta demokrasi Pemilu 2024 sehingga distribusi sedikit terganggu.

Sehingga menurut Danny Pomanto, langkah ke depan yang harus dilakukan menjaga stok dan distribusi beras agar bisa tersalurkan dengan baik di pasaran.

Baca Juga : Pemkot Makassar Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel

“Saya kira stok harus dijaga dengan baik dan distribusi juga harus dijaga dengan baik. Itu kuncinya, karena tidak ada faktor-faktor lain,” tutupnya.

Diketahui, Danny Pomanto didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Makassar Alamsyah Sahabuddin dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muhammad Rheza.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video30 April 2026 22:24
VIDEO: Viral CCTV Penganiayaan Brutal di Bone, Korban Diserang Senjata Tajam
SULSELSATU.com – Rekaman CCTV aksi penganiayaan brutal viral di Bone, Rabu (29/4/2026). Video berdurasi 1 menit 24 detik itu beredar luas di media s...
Makassar30 April 2026 22:14
Bapenda Makassar Dorong Optimalisasi PAD Lewat RDP Komisi B DPRD
SULSELSATU. com, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Kota Makassar b...
Makassar30 April 2026 19:47
Usung Tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita”, JNE Content Competition 2026 Target Ribuan Peserta dari Seluruh Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kembali menggulirkan JNE Content Competition 2026 sebagai ajang kreatif nasional...
Video30 April 2026 19:32
VIDEO: Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf atas Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
SULSELSATU.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi meminta maaf. Ia meminta maaf atas pernyataannya yang mengusu...